Sekolah hingga Titik Rawan Kecelakaan Jadi Prioritas Dishub Kubar

Admin
10 Jun 2026 08:02
Blog 0
2 menit membaca

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus memetakan titik-titik yang membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan lalu lintas. Kawasan sekolah, rumah sakit, rumah ibadah, pasar hingga ruas jalan yang rawan kecelakaan kini menjadi prioritas penanganan Dinas Perhubungan (Dishub) Kubar.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan pengguna jalan sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas di sejumlah kawasan padat aktivitas masyarakat.

Plt Kepala Dishub Kubar Rita Nursandy mengatakan pemenuhan fasilitas keselamatan jalan merupakan kebutuhan dasar yang harus terus diperhatikan pemerintah.

“Ini merupakan kebutuhan dasar keselamatan masyarakat. Karena itu kami terus melihat fasilitas mana yang perlu diperbarui, diperbaiki maupun ditambah,” ujarnya saat melakukan peninjauan bersama Satlantas Polres Kubar, Selasa (9/6/2026).

Menurut Rita, wilayah dengan mobilitas masyarakat yang tinggi seperti Melak, Barong Tongkok, Linggang Bigung, dan Sekolaq Darat menjadi fokus utama evaluasi.

Selain itu, berbagai fasilitas publik yang setiap hari dipadati masyarakat juga masuk dalam daftar prioritas pembenahan.

“Kawasan sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, pasar dan lokasi yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi menjadi fokus kami,” katanya.

Tidak hanya memperbarui marka jalan yang mulai memudar, Dishub juga berupaya melengkapi berbagai sarana pendukung keselamatan lainnya, mulai dari rambu-rambu lalu lintas hingga fasilitas penunjang keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kubar AKP Muhammad Syafi’i mengungkapkan masih banyak marka jalan yang kondisinya sudah tidak terlihat jelas sehingga berpotensi mengurangi efektivitas pengaturan lalu lintas.

Hasil pengecekan lapangan menunjukkan kondisi tersebut ditemukan di sejumlah ruas jalan, mulai dari kawasan Simpang Raya hingga Melak.

“Banyak marka yang warnanya sudah memudar dan tidak terlihat jelas. Kami melakukan pengecekan bersama dan menyampaikan titik-titik yang perlu menjadi perhatian agar dapat segera ditangani,” ujarnya.

Syafi’i menegaskan fasilitas keselamatan jalan tidak hanya ditujukan bagi pengendara kendaraan bermotor, tetapi juga untuk melindungi pejalan kaki yang menggunakan ruang jalan.

Karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan tetap mematuhi aturan lalu lintas demi menciptakan keamanan bersama.

Melalui koordinasi antara Dishub dan Satlantas Polres Kubar, pemerintah daerah berharap kualitas fasilitas keselamatan jalan di kawasan publik terus meningkat sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x