BERITA

20 Karyawan Dirumahkan, Karaoke Keluarga Happy Puppy Terancam Bangkrut

Usaha karaoke keluarga Happy Puppy Bontang yang berada di Jalan Ahmad Yani, terus merasakan dampak penurunan omzet selama pandemi. Ditambah kebijakan pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (Fajri/memonesia.com)

BONTANG – Usaha karaoke keluarga Happy Puppy Bontang terancam bangkrut. Tak main-main, sebanyak 20 karyawan bahkan sudah dirumahkan.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi salah satu alasannya. Tempat karaoke tak beroperasi atas kebijakan itu.

“Selama penerapan PPKM kami tutup total,” sebut Supervisi Happy puppy Bontang, Samsuri, Sabtu (30/01).

Walaupun tak beroperasi, namun biaya operasional tetap berjalan. Biaya listrik misalnya, Managemen Happy Puppy harus menanggung sekitar Rp 30 juta setiap bulannya.

“Tapi pendapatan tidak ada sama sekali,” katanya. Penurunan omzet sudah dirasakan sejak awal pandemi. Bahkan mencapai 50 persen jika dibandingkan saat normal.

Menurut Samsuri, seharusnya pemerintah mempertimbangkan kembali atas kebijakan tersebut. Apalagi PPKM diperpanjang selama dua pekan.

“Kalau PPKM harus diperpanjang,  sebaiknya tak perlu harus ada penutupan. Bagaimana nasib para karyawan kami?” sebutnya.

Samsuri mengaku siap menerapkan konsep pembatasan pengunjung. Selama ini, Manajemen Happy Puppy telah mengikuti protokol kesehatan. Bahkan, dua kali sehari seluruh ruangan disemprot cairan disenfektan.

Bukan cuma itu, pembatasan kapasitas ruangan juga sudah dikurangi. Ruangan yang biasa diisi 10 orang, di masa pandemi hanya boleh 5 orang, atau dikurangi 50 persen kapasitas.

“Cover mic pun kami ganti setiap ada pengunjung. Intinya terkait kesiapan protokol kesehatan kami sudah siapkan semuanya,” tegasnya.

Samsuri mengatakan jika perpanjangan PPKM direalisasikan, kemungkinan Happy Puppy akan gulung tikar alias bangkrut.

Diketahui, PPKM resmi diperpanjang oleh Pemkot Bontang. Perpanjangan mulai berlaku 01-14 Februari 2021 mendatang. Mengingat saat ini masih dalam aturan PPKM tahap pertama.

Perpanjangan PPKM berdasarkan dari evaluasi di lapangan, serta penambahan kasus positif aktif setiap hari kian membludak. Bahkan kasus meninggal dunia terus bertambah.

“Kita liat ternyata terpapar semakin banyak semakin meningkat,” ujar Sekda Bontang, Aji Erlynawati. (*/Fajri Sunaryo)

.
Comments

POPULER

To Top