Wabup Kubar Ajak Pemuda Jadi Pengusaha, Tak Bergantung Sektor Tambang

Admin
9 Jun 2026 09:11
2 menit membaca

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar) Nanang Adriani mengajak generasi muda mulai membangun usaha sendiri dan tidak bergantung pada sektor pertambangan sebagai penopang masa depan ekonomi daerah.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Seminar Wirausaha Muda yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kubar di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Selasa (9/6/2026).

Nanang menilai Kutai Barat memiliki banyak potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru. Karena itu, anak muda didorong berani mengambil peran sebagai pelaku usaha dan pencipta lapangan kerja.

“Anak-anak muda Kubar jangan hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi harus berani bertransformasi menjadi pencipta lapangan kerja. Kita tidak boleh terus bergantung pada sektor batu bara. Potensi lokal yang kita miliki harus mampu dikelola dan dikembangkan sendiri oleh masyarakat Kubar,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah tidak bisa selamanya bertumpu pada sektor tambang. Diperlukan keterlibatan generasi muda untuk menciptakan usaha-usaha baru yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.

Nanang menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan UMKM dan kewirausahaan melalui berbagai program pembinaan. Ia menyebut wirausaha bukan hanya soal mencari keuntungan, tetapi juga menghadirkan inovasi dan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, ia meminta pemuda memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk lokal. Menurutnya, kemajuan teknologi membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Jangan takut gagal. Kegagalan adalah sekolah terbaik bagi seorang pengusaha. Jadikan seminar ini sebagai titik awal lahirnya produk-produk kreatif khas Kutai Barat yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” katanya.

Kepala Dispora Kubar, Gamas Lade, mengatakan generasi muda harus memiliki keberanian menghadapi perubahan zaman dan mampu melihat peluang usaha di sekitarnya.

“Generasi muda harus aktif, kreatif, inovatif, konstruktif, dan konsisten dalam membangun daerah. Jangan takut memulai dari langkah kecil karena kesuksesan membutuhkan proses, kesabaran, dan kerja keras yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun usaha. Menurutnya, perkembangan dunia usaha saat ini menuntut kerja sama antara pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya.

Seminar tersebut diikuti 200 peserta dari KNPI, Gerakan Pramuka, Karang Taruna, serta pelajar berusia 16 hingga 30 tahun yang berasal dari Kecamatan Linggang Bigung, Barong Tongkok, Melak, dan Sekolaq Darat.

Ketua KNPI Kubar, Ferlita Ananda, mengapresiasi dukungan Pemkab Kubar yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

Ia mengajak para peserta memanfaatkan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana promosi berbagai potensi lokal Kutai Barat agar memiliki nilai ekonomi yang lebih besar. (Adv/Diskominfo Kubar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x