Polisi Tegaskan Pintu Gudang Kimia Farma Tempat Ditemukan Mayat Wanita Tidak Terkunci

Arsyad
21 Mar 2024 13:16
Hukrim 0
3 menit membaca

SAMARINDA – Penyelidikan yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal Polres Samarinda terhadap kasus penemuan mayat wanita di Gudang Apotek Kimia Farma Jalan Pangeran Hidayatullah di Samarinda, mengungkap sejumlah hasil.

Komisaris Besar Polisi Ary Fadli, Kepala Polresta Samarinda membantah terkait informasi pintu gudang tempat ditemukan mayat tersebut terkunci. Pun dengan lokasi gudang juga terletak terpisah dari bangunan apotek.

“Gudang tidak sedang terkunci,” kata Ary Fadli, dalam pernyataan resmi, Rabu (20/4/2024).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sambung dia, selain jenazah polisi juga menemukan sejumlah barang bukti penting. Seperti handphone korban, uang tunai Rp110 ribu, dompet, serta identitas korban.

“Korban wanita berinisial DMJ umur 55 tahun warga Palaran. Ada juga obat-obatan ditemukan,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga sudah menyita sejumlah rekaman CCTv mulai dari rekaman di dalam apotek maupun di luar apotek.

“Jadi barang bukti yang kita sita adalah alat komunikasi. (Rekaman) CCTv, di luar Apotek Kimia Farma maupun di luar. Dari hasil CCTv, bisa mengurai peristiwa ini sehingga nanti bisa terang. Dan tentunya memberikan kepastian hukum bagi semua pihak. Terutama kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ary Fadli mengakui ada panggilan masuk ke handphone korban pada tanggal 31 Januari 2024 dari suami korban. Sedangkan, panggilan masuk pada 2 Februari 2024, pihaknya belum ketahui.

“Kalau tanggal 2 Februari itu, nanti kita perlu cek lagi,” ujarnya.

Ary Fadli pun enggan membeberkan hasil autopsi penemuan mayat perempuan di gudang Apotek Kimia Farma tersebut.

Alasannya, hasil autopsi yang menentukan penyebab kematian mayat perempuan tersebut mesti dikonfirmasi lagi oleh penyidik ke dokter forensik yang menangani mayat tersebut.

Ary Fadli pun berjanji akan membeberkan penyebab kematian mayat perempuan di gudang apotek, apakah akibat tindakan kekerasan atau tidak.

“Sementara hasil autopsi masih ada di tangan penyidik,” ujarnya.

Sejauh ini, ada 6 saksi yang telah diperiksa Satreskrim Polres Samarinda. Di antaranya, saksi pertama kali yang melihat korban masuk ke apotek dan saksi yang mengarahkan korban membuang sampah ke arah luar apotek, belakang maupun di depan.

Sebelumnya pada Minggu (18/2/2024) lalu, di Apotek Kimia Farma, Jalan P Hidayatullah, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, digegerkan dengan temuan jasad perempuan yang teridentifikasi adalah Berta Mimi Jaya. Tewasnya perempuan berusia 56 tahun itu dianggap janggal oleh keluarga.

Sehingga, dua hari berturut-turut melakukan demo di depan Kimia Farma tersebut pada Jumat, dan puncaknya Sabtu (16/3) lalu, mendesak pihak Kimia Farma membuka secara gamblang terkait rekaman closed circuit television (CCTv).

Markus Paranoan yang merupakan perwakilan keluarga merasa ada yang janggal. “CCTv yang disembunyikan dari kami katanya terhapus. Masa dari depan hingga ke dalam tidak terekam, kan aneh,” ungkapnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
content-ciaa-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

cuaca 228000590

cuaca 228000591

cuaca 228000592

cuaca 228000593

cuaca 228000594

cuaca 228000595

cuaca 228000596

cuaca 228000597

cuaca 228000598

cuaca 228000599

cuaca 228000600

cuaca 228000601

cuaca 228000602

cuaca 228000603

cuaca 228000604

cuaca 228000605

cuaca 228000606

cuaca 228000607

cuaca 228000608

cuaca 228000609

cuaca 228000610

cuaca 228000611

cuaca 228000612

cuaca 228000613

cuaca 228000614

cuaca 228000615

cuaca 228000616

cuaca 228000617

cuaca 228000618

cuaca 228000619

cuaca 228000620

cuaca 228000621

cuaca 228000622

cuaca 228000623

cuaca 228000624

cuaca 228000625

cuaca 228000626

cuaca 228000627

cuaca 228000628

cuaca 228000629

cuaca 228000630

cuaca 228000631

cuaca 228000632

cuaca 228000633

cuaca 228000634

cuaca 228000635

cuaca 228000636

cuaca 228000637

cuaca 228000638

cuaca 228000639

cuaca 228000640

cuaca 228000641

cuaca 228000642

cuaca 228000643

cuaca 228000644

cuaca 228000645

cuaca 228000646

cuaca 228000647

cuaca 228000648

cuaca 228000649

cuaca 228000650

info 328000526

info 328000527

info 328000528

info 328000529

info 328000530

info 328000531

info 328000532

info 328000533

info 328000534

info 328000535

info 328000536

info 328000537

info 328000538

info 328000539

info 328000540

info 328000541

info 328000542

info 328000543

info 328000544

info 328000545

info 328000546

info 328000547

info 328000548

info 328000549

info 328000550

info 328000551

info 328000552

info 328000553

info 328000554

info 328000555

info 328000556

info 328000557

info 328000558

info 328000559

info 328000560

berita 428011421

berita 428011422

berita 428011423

berita 428011424

berita 428011425

berita 428011426

berita 428011427

berita 428011428

berita 428011429

berita 428011430

berita 428011431

berita 428011432

berita 428011433

berita 428011434

berita 428011435

berita 428011436

berita 428011437

berita 428011438

berita 428011439

berita 428011440

berita 428011441

berita 428011442

berita 428011443

berita 428011444

berita 428011445

berita 428011446

berita 428011447

berita 428011448

berita 428011449

berita 428011450

berita 428011451

berita 428011452

berita 428011453

berita 428011454

berita 428011455

berita 428011456

berita 428011457

berita 428011458

berita 428011459

berita 428011460

kajian 638000002

kajian 638000003

kajian 638000004

kajian 638000005

kajian 638000006

kajian 638000007

kajian 638000008

kajian 638000009

kajian 638000010

kajian 638000011

kajian 638000012

kajian 638000013

kajian 638000014

kajian 638000015

kajian 638000016

kajian 638000017

kajian 638000018

kajian 638000019

kajian 638000020

kajian 638000021

kajian 638000022

kajian 638000023

kajian 638000024

kajian 638000025

kajian 638000026

kajian 638000027

kajian 638000028

kajian 638000029

kajian 638000030

kajian 638000031

kajian 638000032

kajian 638000033

kajian 638000034

kajian 638000035

kajian 638000036

kajian 638000037

kajian 638000038

kajian 638000039

kajian 638000040

article 788000001

article 788000002

article 788000003

article 788000004

article 788000005

article 788000006

article 788000007

article 788000008

article 788000009

article 788000010

article 788000011

article 788000012

article 788000013

article 788000014

article 788000015

article 788000016

article 788000017

article 788000018

article 788000019

article 788000020

article 788000021

article 788000022

article 788000023

article 788000024

article 788000025

article 788000026

article 788000027

article 788000028

article 788000029

article 788000030

content-ciaa-1701