Jejak Budaya Daerah Se-Kaltim Jadi Sarana Disdikbud Kaltim Perkenalkan Keanekaragaman Tradisi

Admin
30 Sep 2022 13:05
Advertorial 0
2 menit membaca

KALTIM – Kekayaan budaya dan tradisi di Kaltim, memang sangat melimpah dan beragam, namun itu akan terancam punah di masa mendatang apabila generasi penerus justru tidak mengenalinya.

Melalui kegiatan jejak budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim berupaya mempertahankan kelestarian budaya, adat dan tradisi. Khususnya diwilah Kaltimantan Timur.

Baca Juga : Disdikbud Ajak Puluhan Pelajar SMA/SMK Se-Kaltim Perduli Kelestarian Cagar Budaya

Kepala Disdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan menerangkan jejak budaya merupakan agenda rutin tiap tahunnya. Salah satu tujuan utamanya yakni memperkenalkan keberagaman budaya dan tradisi kepada generasi penerus bangsa.

Di tahun ini, sambung Kurniawan, jejak budaya se-Kaltim dilaksanakan di Kabupaten kutai Kartanegara, dengan melibatkan guru dan siswa-siswi. Yang terdiri dari 40 orang siswa-siswi dan 10 orang guru pendamping.

“Mengenal, memahami, dan menghormati keberagaman budaya adalah langkah penting demi mewujudkan keharmonisan hidup dalam masyarakat,” ungkap Kurniawan.

Kurniawan menyebut, keberagaman itu sudah sepatutnya diperkenalkan ke generasi muda dan salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan kegiatan jejak tradisi daerah.

Kendati begitu, dia berharap jejak tradisi daerah bisa memberikan pemahaman ke generasi muda saat ini soal kebudayaan daerahnya sendiri. Dalam kegiatan jejak tradisi daerah itu, pemahaman banyak dilakukan dengan mengajak peserta dalam menggali informasi dan melihat langsung tradisi daerah yang masih ada.

“Sehingga, peserta bisa memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” beber Kurniawan.

Terkait jejak tradisi daerah sendiri merupakan perjalanan dengan mengunjungi tempat-tempat atau objek budaya yang masih dilakukan seluruh masyarakat secara tradisional. Misalnya, kerajinan tenun serat daun doyo, kerajinan tenun badong tencep, tumpar, anyaman rotan, tusuk manik, dan permainan rakyat Kutai yaitu gasing.

Baca Juga : Resmi! Tujuh Kebudayaan Kaltim Masuk Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2022

Pihaknya berharap, dari kegiatan itu bisa muncul kecintaan dari generasi muda atau siswa terhadap kebudayaan daerah dan nilai-nilai budaya positif sebagai acuan dalam berperilaku dan proses pembentukan identitas diri.

“Oleh sebab itu, saya berharap para siswa dan guru bisa mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” tambah Kurniawan.

Pun dia berharap, gelaran jejak tradisi daerah bisa turut membuat semua pihak paham atas kebudayaan daerah yang majemuk. Misalnya sebagai modal dan kekayaan bangsa untuk membentuk jati diri. Sekaligus memperkenalkan tradisi daerah ke generasi muda. (adv/disdikbudkaltim/lm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
news-1112-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

10221

10222

10223

10224

10225

10226

10227

10228

10229

10230

11000

11001

11002

11003

11004

11005

11006

11007

11008

11009

12001

12002

12003

12004

12005

12006

12007

12008

12009

12010

20001

20002

20003

20004

20005

20006

20007

20008

20009

20010

10231

10232

10233

10234

10235

10236

10237

10238

10239

10240

11010

11011

11012

11013

11014

11015

11016

11017

11018

11019

12011

12012

12013

12014

12015

12016

12017

12018

12019

12020

20011

20012

20013

20014

20015

20016

20017

20018

20019

20020

10126

10127

10128

10129

10130

10206

10207

10208

10209

10210

10211

10212

10213

10214

10215

10216

10217

10218

10219

10220

11020

11021

11022

11023

11024

11025

11026

11027

11028

11029

11030

11031

11032

11033

11034

12021

12022

12023

12024

12025

12026

12027

12028

12029

12030

12031

12032

12033

12034

12035

20021

20022

20023

20024

20025

20026

20027

20028

20029

20030

20031

20032

20033

20034

20035

9041

9042

9043

9044

9045

10196

10197

10198

10199

10200

10201

10202

10203

10204

10205

11035

11036

11037

11038

11039

11040

11041

11042

11043

11044

10146

10147

10148

10149

10150

10181

10182

10183

10184

10185

10186

10187

10188

10189

10190

10191

10192

10193

10194

10195

11045

11046

11047

11048

11049

11050

11051

11052

11053

11054

11055

11056

11057

11058

11059

12036

12037

12038

12039

12040

12041

12042

12043

12044

12045

12046

12047

12048

12049

12050

20036

20037

20038

20039

20040

20041

20042

20043

20044

20045

20046

20047

20048

20049

20050

10161

10162

10163

10164

10165

10166

10167

10168

10169

10170

10171

10172

10173

10174

10175

10176

10177

10178

10179

10180

11060

11061

11062

11063

11064

11065

11066

11067

11068

11069

11070

11071

11072

11073

11074

12051

12052

12053

12054

12055

12056

12057

12058

12059

12060

20051

20052

20053

20054

20055

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

11000

11001

11002

11003

11004

11005

11006

11007

11008

11009

20056

20057

20058

20059

20060

20061

20062

20063

20064

20065

news-1112-mu