Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Saparudin. Foto (Nur/Memonesia)BONTANG – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) kini berpeluang menjadi senjata tambahan bagi siswa kelas VI SD untuk masuk SMP tujuan di Kota Bontang. Meski tidak menentukan kelulusan, nilai TKA disebut dapat menjadi pertimbangan penting dalam seleksi jalur prestasi.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menilai, penggunaan nilai TKA dapat memberi ukuran kemampuan akademik siswa yang lebih objektif dibanding hanya mengandalkan nilai rapor.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparudin, mengatakan soal TKA disusun pemerintah pusat sehingga standar penilaiannya sama bagi seluruh peserta.
“Kan soal TKA ini dibuat oleh pusat, sehingga penilaiannya adil dan merata, berbeda dengan nilai rapor yang bisa dipertimbangkan guru,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Menurut dia, selama ini sistem penerimaan siswa baru masih didominasi jalur zonasi yang lebih menitikberatkan jarak tempat tinggal, bukan capaian akademik siswa.
Karena itu, kehadiran TKA dinilai bisa membuka peluang bagi siswa berprestasi untuk bersaing masuk sekolah favorit.
“Sekarang masih sistem zonasi ya, yang tidak bisa diukur kemampuan masing-masing anak. Tapi kalau menyertakan hasil TKA, anak-anak bisa memilih mau ke sekolah yang mana,” jelasnya.
TKA sendiri merupakan tes terstandar yang dirancang untuk memotret kemampuan dasar siswa. Jika diterapkan sebagai syarat tambahan PPDB, maka siswa dengan nilai tinggi memiliki peluang lebih besar masuk SMP idaman.
Disdikbud menilai, kombinasi nilai rapor dan TKA dapat membuat proses seleksi lebih seimbang antara domisili dan prestasi akademik. (ns/sr)
Tidak ada komentar