Duta GenRe Kubar Disiapkan Jadi Agen Cegah Stunting dan Pernikahan Dini

Admin
17 Jun 2026 15:13
2 menit membaca

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menyiapkan generasi muda sebagai agen perubahan dalam upaya mencegah stunting, pernikahan usia anak, hingga berbagai persoalan remaja melalui Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026.

Komitmen itu disampaikan dalam Grand Final Duta GenRe yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kecamatan Barong Tongkok, Rabu (17/6/2026).

Dalam sambutan Bupati Kubar Frederick Edwin yang dibacakan Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Yuli Permata Mora, Program GenRe dinilai menjadi langkah strategis untuk membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Melalui Duta GenRe, kami ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan kepemimpinan, serta semangat untuk menginspirasi dan mengajak teman-temannya menjalani kehidupan yang lebih terencana,” ujar Yuli.

Ia mengatakan remaja saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pernikahan usia anak, penyalahgunaan narkotika, persoalan kesehatan mental, hingga dampak perkembangan teknologi dan media sosial.

Karena itu, pemerintah mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu mengambil keputusan yang tepat.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci menuju Indonesia Emas 2045. Peran remaja dinilai sangat penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.

Yuli menambahkan, Duta GenRe juga diharapkan berperan aktif mendukung percepatan penurunan stunting dengan mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, serta pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga sejak dini.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas P2KBP3A Kubar, Seri Wahyuni, berharap seluruh finalis mampu memanfaatkan ajang tersebut sebagai sarana belajar dan mengembangkan kapasitas diri.

“Siapa pun yang nantinya terpilih, kami berharap mampu menjadi representasi remaja Kutai Barat yang berintegritas, berwawasan luas, memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, dan siap menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” katanya.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Yesi Alexander, menjelaskan Grand Final Duta GenRe merupakan bagian dari penguatan Program GenRe untuk meningkatkan kapasitas remaja sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Sebanyak 40 peserta dari berbagai kecamatan di Kutai Barat mengikuti grand final setelah melewati tahapan seleksi administrasi dan seleksi awal. Mereka dipersiapkan menjadi figur muda yang mampu menyuarakan isu kependudukan, pembangunan keluarga, serta mendorong terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas. (Adv/Diskominfo Kubar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x