DPRD Bontang Dorong Pertashop Bontang Lestari Dijadikan SPBU

Admin
2 Sep 2026 13:29
Bontang 0
2 menit membaca

MEMONESIA.COM, Bontang – Antrean panjang BBM yang berulang terjadi di Kota Bontang mendorong DPRD Bontang mencari solusi jangka panjang. Salah satu opsi yang didorong ialah mengubah Pertashop di kawasan Bontang Lestari menjadi SPBU.

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menilai keberadaan SPBU tambahan di wilayah tersebut dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di sejumlah SPBU yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat.

Menurutnya, Bontang saat ini hanya memiliki enam SPBU. Persoalannya, sebagian besar fasilitas pengisian BBM tersebut berada di kawasan tengah kota sehingga pelayanan belum tersebar secara merata.

“Penambahan SPBU dengan mengubah Pertashop Bontang Lestari jadi SPBU. Karena enam SPBU sekarang hanya ada di tengah kota, tidak ada di daerah sana,” ujar Rustam, Rabu (2/9/2026).

Ia menilai Bontang Lestari memiliki posisi strategis untuk menjadi titik tambahan pelayanan BBM. Dengan adanya SPBU di kawasan tersebut, masyarakat di wilayah selatan kota tidak harus menuju kawasan tengah untuk mendapatkan BBM.

Selain memperluas akses, penambahan SPBU di Bontang Lestari diharapkan dapat membagi konsentrasi kendaraan. Langkah itu dinilai penting menyusul antrean BBM yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi di sejumlah SPBU Bontang.

Rustam pun meminta Pemerintah Kota Bontang menindaklanjuti usulan tersebut, termasuk memastikan aspek perizinan dan administrasi yang diperlukan agar perubahan status Pertashop dapat direalisasikan.

“Pelayanan BBM diharapkan lebih merata dan beban antrean pada enam SPBU yang saat ini beroperasi dapat berkurang,” lanjutnya.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Kota Bontang, Moch Arif Rochman, mengatakan rencana penambahan SPBU sebenarnya telah masuk dalam pembahasan pemerintah. Namun, realisasinya masih menghadapi kendala, terutama terkait ketersediaan lahan dan administrasi.

Ia menyebut sejumlah lokasi sempat dipertimbangkan untuk pembangunan SPBU baru. Namun, opsi tersebut tidak berlanjut karena persoalan administrasi.

“Beberapa lahan sudah ada opsi, tapi tidak jadi karena masalah administrasi. Mungkin perubahan Pertashop bisa jadi pilihannya,” kata Arif.

Menurut Arif, menjadikan Pertashop sebagai SPBU dapat menjadi alternatif yang lebih memungkinkan dibandingkan membangun fasilitas baru dari awal. Terlebih, opsi tersebut dapat menghindari persoalan pencarian dan penyiapan lahan baru.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Kalimantan Timur dan Utara (SAM Kaltimut) PT Pertamina Patra Niaga, Narotama Aulia Fajri, menyatakan pihaknya terbuka terhadap usulan penambahan SPBU di Bontang.

Menurutnya, usulan tersebut dapat diajukan untuk kemudian diproses sesuai persyaratan yang berlaku.

“Tinggal diajukan saja dan diurus administrasinya,” imbuhnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x