Pengedar Sabu Bontang Diringkus, Polisi Buru Pemasok dari Santan

Admin
2 Jul 2026 16:10
Bontang 0
2 menit membaca

BONTANG – Satresnarkoba Polres Bontang menangkap seorang pria berinisial S (45) yang diduga mengedarkan narkotika jenis sabu di kawasan Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

Dari tangan pelaku, polisi menyita delapan paket sabu dengan berat bruto 3,40 gram serta mengungkap dugaan adanya pemasok dari wilayah Santan, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang kini masih diburu.

Penangkapan dilakukan di Jalan Letjen Urip Sumoharjo, Kamis (2/7/2026) malam, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika di kawasan tersebut.

Kapolres Bontang melalui Kasatresnarkoba AKP Larto mengatakan, petugas lebih dulu melakukan penyelidikan sebelum akhirnya menemukan pelaku berada di depan sebuah rumah sambil mengendarai sepeda motor.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan dua paket sabu yang disembunyikan di dalam genggaman tangan kiri pelaku.

Pemeriksaan kemudian dikembangkan ke rumah kontrakan yang ditempati S. Dari lokasi itu, petugas kembali menemukan enam paket sabu yang disimpan di bawah kasur, tepatnya di dalam sebuah dompet kecil.

“Total ada delapan paket sabu dengan berat bruto 3,40 gram yang berhasil diamankan,” ujar AKP Larto, Sabtu (4/7/2026).

Selain narkotika, polisi turut mengamankan uang tunai Rp1 juta yang diduga hasil transaksi, satu unit telepon genggam, alat hisap sabu, pipet kaca, sedotan runcing, plastik pembungkus, serta sepeda motor yang digunakan pelaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, S mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria berinisial MK yang berdomisili di kawasan Santan, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Keterangan itu kini menjadi dasar pengembangan penyidikan. Polisi menduga MK merupakan bagian dari jaringan yang memasok sabu ke wilayah Bontang dengan sasaran peredaran di kalangan sopir truk tangki.

“Pemasoknya sudah kami kantongi identitasnya dan saat ini masih dalam pengejaran,” ungkap Larto.

Saat ini, Satresnarkoba Polres Bontang masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas, termasuk memburu pemasok utama yang diduga menyuplai sabu ke Kota Bontang.

AKP Larto juga mengajak masyarakat terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

“Peran masyarakat sangat penting. Jika mengetahui adanya peredaran narkoba, segera laporkan kepada kami,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x