Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur.BONTANG – Upaya Pemerintah Kota Bontang dalam menarik minat investor terus digencarkan. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), strategi promosi kini dilakukan dengan cara yang lebih modern—menyasar publik luas lewat berbagai kanal media, dari bandara hingga televisi nasional.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan bahwa pihaknya aktif memperkenalkan potensi investasi daerah melalui beragam platform digital dan visual. Salah satu langkah inovatif yang kini dijalankan adalah penayangan video promosi di videotron Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda.
“Kebetulan promosi di bandara ada, kami sewa videotron di Bandara Samarinda. Lewat media itu, kami menampilkan video-video terkait infrastruktur dan potensi investasi yang ada di Bontang,” jelas Aspiannur, Senin (10/11/2025).
Tak berhenti di situ, DPMPTSP juga memperluas jangkauan promosi dengan menggandeng media nasional seperti TV One, Kompas TV, dan CNN Indonesia. Materi promosi berupa tayangan video dan iklan informatif itu menyoroti potensi unggulan Kota Bontang di sektor industri, infrastruktur, dan kelautan.
“Kami juga masuk ke media nasional sebagai bentuk iklan dan informasi investasi Bontang,” tambahnya.
Langkah ini mulai menunjukkan hasil positif. Beberapa investor dikabarkan tertarik menjajaki peluang usaha di Bontang setelah melihat tayangan promosi tersebut. Minat terbesar datang dari sektor industri, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian kota berjuluk Kota Taman itu.
“Tahun kemarin ada yang datang lewat Kadin. Biasanya mereka tertarik di bidang industri,” ujarnya.
Aspiannur menegaskan, DPMPTSP akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta pemerintah pusat, guna menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menarik bagi calon investor.
DPMPTSP Bontang menargetkan, promosi investasi ini tak hanya mendatangkan lebih banyak investor baru, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah serta penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.
Tidak ada komentar