Kukar Masuk Lima Kabupaten/Kota Penerima TPID Award 2026

Admin
25 Sep 2026 16:39
2 menit membaca

MEMONESIA.COM, Tenggarong — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) masuk dalam lima kabupaten/kota penerima TPID Award 2026 kategori Kabupaten/Kota Berprestasi.

Penghargaan tersebut diumumkan di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (24/9/2026), bersamaan dengan pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) X Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026.

Selain Kukar, empat daerah lain yang menerima penghargaan pada kategori tersebut yakni Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kolaka Timur, dan Kabupaten Sumba Barat.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan penghargaan tersebut berkaitan dengan kerja bersama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di daerah.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama di bawah kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, TPID, perangkat daerah, pelaku usaha, distributor, petani, dan masyarakat yang ikut menjaga stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok di Kukar,” kata Rendi, Jumat (25/9/2026).

Menurut Rendi, penghargaan tersebut menjadi momentum bagi Pemkab Kukar untuk melanjutkan penguatan pengendalian inflasi. Ia menyebut capaian tersebut tidak hanya berkaitan dengan penghargaan, tetapi juga dengan kondisi pasokan dan harga kebutuhan pokok yang diterima masyarakat.

“Pak Aulia dan saya memiliki komitmen yang sama. Yang paling penting bukan sekadar penghargaan, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, pasokan tersedia, distribusi berjalan baik, dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Rendi mengatakan pengendalian inflasi di Kukar memiliki tantangan karena wilayah yang luas serta karakteristik setiap kecamatan yang berbeda. Kondisi tersebut membuat aspek produksi, pasokan dan distribusi menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

“Kukar memiliki wilayah yang sangat luas dengan karakter setiap kecamatan yang berbeda. Karena itu, pengendalian inflasi tidak cukup hanya berbicara angka. Produksi harus diperkuat, pasokan harus tersedia, distribusi harus lancar, dan manfaatnya harus dirasakan masyarakat,” katanya.

TPID Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam koordinasi pengendalian inflasi di daerah.

Bagi Pemkab Kukar, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk mempertahankan koordinasi antara pemerintah daerah, TPID, perangkat daerah, pelaku usaha, distributor, petani, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kutai Kartanegara. Ini bukan garis akhir, tetapi menjadi pemacu bagi kami untuk bekerja lebih keras agar stabilitas harga dan perekonomian daerah tetap terjaga,” pungkasnya. (Adv/Ns)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x