Guru SD Negeri 008 Bontang Utara, Akmal Isnaeni. Foto (Nur/Memonesia)BONTANG – Menjelang akhir tahun ajaran, siswa kelas VI sekolah dasar di Kota Bontang, dihadapkan pada dua agenda penting yang waktunya nyaris beriringan, yakni Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Akhir Satuan Pendidikan (AASP).
Sebagai informasi, secara serentak, pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dijadwalkan mulai 20 April, sementara AASP akan menyusul pada awal Mei 2026.
Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, bagi siswa maupun pihak sekolah.
Hal ini disampaikan Guru SD Negeri 008 Bontang Utara, Akmal Isnaeni, yang mengungkapkan jarak pelaksanaan kedua asesmen tersebut cukup singkat, sehingga menuntut kesiapan lebih.
“Belum lama selesai TKA, siswa sudah harus bersiap menghadapi AASP. Ini tentu butuh konsistensi belajar yang tinggi,” ungkapnya, Rabu (16/4/2026).
Menurutnya, situasi tersebut membuat siswa harus pandai mengatur waktu belajar sekaligus menjaga kondisi fisik agar tetap prima.
Di sisi lain, sekolah juga dituntut untuk menyusun strategi pembelajaran yang efektif, agar seluruh materi dapat dipahami dalam waktu terbatas.
“Kami bukan fokus pada dua asesmen ini saja, para siswa kelas bawah juga ada kegiatan sekolah dan perlombaan yang biasanya digelar menjelang penutupan tahun ajaran,” jelasnya.
Namun, pihak sekolah tetap berupaya maksimal dalam mendampingi siswa.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan latihan soal secara intensif, guna membiasakan siswa dengan pola pertanyaan yang akan dihadapi.
“Latihan soal terus kami berikan agar anak-anak lebih siap dan tidak kaget saat ujian berlangsung,” jelasnya. (ns/sr)
Tidak ada komentar