GORONTALO – Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani meninjau langsung tempat pemondokan Kontingen Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII asal Kabupaten Kutai Barat di Lingkungan II, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan tempat tinggal yang nyaman selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.
Peninjauan dilakukan usai kontingen tiba di lokasi pelaksanaan PENAS XVII. Dalam kunjungan itu, Nanang didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kutai Barat Dewi Hairiah dan Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat Stepanus A. Samson.
Sebanyak empat rumah disiapkan sebagai pemondokan bagi kontingen Kutai Barat. Dari hasil peninjauan, seluruh rumah dinilai dalam kondisi baik, layak dihuni, serta didukung pelayanan masyarakat setempat yang ramah.
“Sejauh ini persiapan kontingen dari Kutai Barat sudah cukup baik. Empat rumah yang menjadi tempat pemondokan juga dalam kondisi baik, pelayanannya bagus dan masyarakatnya sangat ramah. Kita bersyukur seluruh peserta dapat beristirahat dengan nyaman selama mengikuti kegiatan ini,” ujar Nanang.
Ia mengatakan seluruh persiapan kontingen berjalan lancar, mulai dari kedatangan peserta, kesiapan tempat tinggal hingga koordinasi dengan panitia penyelenggara di Gorontalo.
Nanang juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian Kutai Barat, para pendamping, dan kelompok tani yang telah mempersiapkan keberangkatan kontingen hingga dapat mengikuti PENAS XVII.
Menurutnya, keikutsertaan dalam PENAS bukan hanya menjadi ajang meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian dan perikanan, tetapi juga kesempatan memperkenalkan potensi Kutai Barat kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan seluruh kelompok tani yang sudah membawa nama baik Kutai Barat dalam kegiatan PENAS ini. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk belajar, bertukar pengalaman serta membangun jaringan dengan petani dan nelayan dari berbagai daerah,” katanya.
Selain memastikan kenyamanan pemondokan, Nanang mengingatkan seluruh anggota kontingen agar menjaga kesehatan selama mengikuti agenda yang cukup padat. Ia meminta peserta menjaga pola makan, waktu istirahat, serta saling memperhatikan satu sama lain.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Yang paling penting adalah tetap kompak. Kalau ada kendala atau sesuatu yang perlu disampaikan, segera dikomunikasikan. Dari awal sampai akhir pelaksanaan kegiatan ini saya berharap seluruh kontingen tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan,” pesannya.
PENAS Petani Nelayan XVII menjadi ajang nasional yang mempertemukan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengalaman, teknologi, memperkuat kemitraan, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian dan perikanan. (Adv/Diskominfo Kubar)
Tidak ada komentar