Hari Pertama TKA SMPN 5 Bontang Sempat Terkendala Jaringan. Foto (nur/memonesia)BONTANG – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP Negeri 5 Bontang sempat terganggu pada hari pertama akibat masalah jaringan. Gangguan itu membuat sebagian siswa kehilangan waktu pengerjaan, di tengah ujian yang seharusnya berjalan dengan dukungan sistem dan perangkat yang stabil.
SMPN 5 Bontang masuk dalam gelombang kedua pelaksanaan TKA, yakni 8–9 April 2026. Pada hari pertama, kendala teknis langsung muncul dan sempat memengaruhi jalannya ujian.
Ketua Panitia TKA SMPN 5, Sari Indrawati, mengatakan gangguan utama berasal dari jaringan yang tidak stabil. Selain itu, beberapa perangkat laptop juga mengalami error saat dipakai peserta.
“Beberapa siswa mengalami keterbatasan waktu karena jaringan sempat terganggu. Selain itu, ada juga perangkat laptop yang mengalami error,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, kondisi itu sempat berdampak pada sesi ujian tertentu, termasuk mata pelajaran Matematika. Dua peserta disebut terdampak langsung akibat kendala yang muncul di tengah pelaksanaan.
Panitia kemudian langsung mengganti perangkat yang bermasalah agar peserta bisa kembali melanjutkan ujian. Langkah itu dilakukan untuk mencegah gangguan berlangsung lebih lama.
“Kami segera mengganti perangkat yang bermasalah, sehingga ujian tetap bisa dilanjutkan,” jelasnya.
Menurut Sari, kendala tersebut lebih banyak memengaruhi waktu pengerjaan dibanding hasil akhir ujian. Karena itu, sekolah memberi tambahan waktu bagi siswa yang terdampak agar tetap punya kesempatan menyelesaikan soal.
Di sisi lain, keterbatasan fasilitas juga menjadi tantangan dalam pelaksanaan TKA di sekolah itu. Untuk memenuhi kebutuhan perangkat, panitia tidak hanya mengandalkan komputer sekolah, tetapi juga memakai laptop milik guru.
Kondisi ini menunjukkan pelaksanaan ujian berbasis digital belum sepenuhnya lepas dari persoalan teknis. Saat jaringan tidak stabil dan perangkat terbatas, dampaknya langsung dirasakan siswa di ruang ujian.
Meski begitu, pihak sekolah menyebut situasi pada hari kedua sudah jauh lebih terkendali. Seluruh kejadian yang muncul pada hari pertama juga telah dicatat dalam berita acara sebagai bagian dari laporan resmi pelaksanaan.
“Nggak sama seperti hari pertama, di hari kedua pelaksanaan TKA berjalan lebih lancar tanpa kendala berarti,” tandasnya. (ns/sr)
Tidak ada komentar