Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparudin. Foto (nur/memonesia)BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang meminta PLN dan Telkom siaga selama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD yang berlangsung 20 hingga 30 April 2026. Langkah ini dilakukan agar ujian daring tidak tersendat gara-gara listrik padam atau jaringan internet bermasalah.
Permintaan itu dinilai penting karena seluruh rangkaian TKA digelar secara online. Artinya, kelancaran ujian tidak hanya bergantung pada kesiapan siswa dan sekolah, tetapi juga pada kestabilan infrastruktur yang berada di luar kendali satuan pendidikan.
Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparudin, mengatakan koordinasi dengan PLN dan Telkom sudah dilakukan sebelum ujian dimulai. Upaya itu dilakukan agar pelaksanaan sejak hari pertama tidak terganggu kendala teknis.
“Kami ingin memastikan ujian dari hari pertama pelaksanaan berjalan tanpa kendala teknis, karena kami sudah bersurat sejak pelaksanaan TKA jenjang SMP 6 April lalu,” katanya, Senin (20/4/2026).
Menurut dia, langkah antisipasi tidak dilakukan mendadak. Disdikbud sudah lebih dulu mengirim surat resmi kepada PLN dan Telkom sejak 30 Maret 2026.
Lewat surat itu, Disdikbud meminta pasokan listrik tetap aman dan jaringan internet tidak terganggu selama TKA berlangsung. Sebab, ujian berbasis daring sangat rentan terganggu jika infrastruktur tidak benar-benar dijaga.
“Kami minta kedua pihak itu memastikan pasokan listrik dan kestabilan jaringan internet tetap terjaga selama ujian berlangsung,” jelasnya.
Saparudin mengatakan dukungan teknis seperti ini menjadi krusial karena gangguan kecil saja bisa langsung berdampak ke pelaksanaan ujian. Saat sistem sepenuhnya online, masalah jaringan atau listrik bukan lagi gangguan biasa, tetapi bisa memengaruhi jalannya tes siswa.
Di sisi lain, Disdikbud memastikan sekolah-sekolah peserta TKA sudah menyiapkan sarana pendukung. Mulai dari perangkat hingga jaringan internal disebut telah dipersiapkan agar pelaksanaan ujian bisa berjalan lebih optimal.
“Sekolah-sekolah sudah siap dari mulai perangkat maupun jaringan, sehingga pelaksanaan bisa berjalan optimal,” tutupnya. (ns/sr)
Tidak ada komentar