Launching Toko Tani Indonesia, Najirah Ajak Masyarakat Menjaga Ketahanan Pangan

Admin
1 Nov 2021 15:21
3 menit membaca

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah (tengah) melakukan panen pangan bersama ibu-ibu Dasawisama Sikaboro yang melaksanakan kegiatan pemanfaatan pekarangan melalui program pekarangan pangan lestari. (Foto: Humas Pemkot Bontang)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah melaunching Toko Tani Indonesia (TTI) dalam peringatan hari Pangan Sedunia ke-41 tahun 2021, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, Senin (01/11). Peringatan hari pangan tahun ini menjadi kedua kalinya, ketika negara-negara di dunia masih didera Covid-19. Seperti diketahui, pandemi telah memicu resesi ekonomi, hambat akses pangan, dan memengaruhi seluruh sistem pertanian pangan.

Melalui kesempatan itu, Najirah mengajak masyarakat mewujudkan pertanian pangan berkelanjutan, dengan berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan dan lingkungan agar dapat bermanfaat bagi masa depan Kota Bontang. “Tema hari pangan sedunia tahun ini mengkampanyekan sistem pertanian pangan berkelanjutan. Hal ini karena pola produksi dan konsumsi pangan yang berdampak pada rusaknya lingkungan dan berakibat akan berkurangnya sumber pangan untuk masyarakat di seluruh dunia,” tuturnya.

Dengan begitu, lanjut dia, dibutuhkan perubahan tindakan dalam mengkonsumsi dan memproduksi pangan. Selain itu, sampai hari ini masih terdapat 820 juta orang di seluruh dunia tidur dengan keadaan perut lapar setiap malam. Kaum nelayan, petani dan penggembala sebagai pemasok pangan global yang rentan terhadap kerawanan pangan.

Diperkirakan pula, terdapat 17 juta anak di bawah usia 5 tahun menderita malnutrisi parah, dan hanya 20 persen dari mereka yang memiliki akses ke perawatan. Sistem pertanian pangan berkelanjutan ini adalah sistem di mana berbagai makanan yang bergizi, seimbang, dan aman tersedia dengan harga yang terjangkau untuk semua orang.

Sistem pertanian pangan berkelanjutan memberikan ketahanan pangan dan nutrisi untuk semua, tanpa mengorbankan basis ekonomi, sosial, dan lingkungan, untuk generasi mendatang. maka, hal ini mengarah pada produksi, nutrisi, lingkungan dan kehidupan yang lebih baik untuk semua.

Penyerahan sertifikat. (Foto: Humas Pemkot Bontang)

Setelah melaunching TTI Bontang, Najirah kemudian melakukan penyerahan sertifikat penerapan penanganan yang baik pangan segar asal tumbuhan (PSAT), sertifikat izin edar pangan segar asal tumbuhan (PSATPD), komoditas beras dengan merek dagang red organic rice dari borneo organik sehat sejahtera (BOSS) Kota Bontang.

Tak hanya itu, panen bersama pangan segar kegiatan pekarangan pangan lestari (P2L) juga dilakukan. Yakni bersama ibu-ibu Dasawisama Sikaboro yang melaksanakan kegiatan pemanfaatan pekarangan melalui program pekarangan pangan lestari. Dimana kegiatan yang sangat positif yang sejalan dengan program pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat melaui kegiatan urban farming.

Najirah mengharapkan dapat menjadi sumber pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Khususnya sayuran segar yang aman dan sehat bebas dari penggunaan bahan-bahan kimia, terutama pestisida sintetik yang berdampak negatif bagi kesehatan. “Pemanfaatan pekarangan bukan hanya untuk sumber protein nabati berupa sayuran akan tetapi juga dapat sebagai sumber protein hewani (ikan) dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada disekitar kita,” imbuhnya. (mam)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
content-ciaa-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

articel 538000001

articel 538000002

articel 538000003

articel 538000004

articel 538000005

articel 538000006

articel 538000007

articel 538000008

articel 538000009

articel 538000010

articel 538000011

articel 538000012

articel 538000013

articel 538000014

articel 538000015

articel 538000016

articel 538000017

articel 538000018

articel 538000019

articel 538000020

post 138000916

post 138000917

post 138000918

post 138000919

post 138000920

post 138000921

post 138000922

post 138000923

post 138000924

post 138000925

post 138000926

post 138000927

post 138000928

post 138000929

post 138000930

post 138000931

post 138000932

post 138000933

post 138000934

post 138000935

post 138000936

post 138000937

post 138000938

post 138000939

post 138000940

post 138000941

post 138000942

post 138000943

post 138000944

post 138000945

cuaca 228000711

cuaca 228000712

cuaca 228000713

cuaca 228000714

cuaca 228000715

cuaca 228000716

cuaca 228000717

cuaca 228000718

cuaca 228000719

cuaca 228000720

cuaca 228000721

cuaca 228000722

cuaca 228000723

cuaca 228000724

cuaca 228000725

cuaca 228000726

cuaca 228000727

cuaca 228000728

cuaca 228000729

cuaca 228000730

post 238000601

post 238000602

post 238000603

post 238000604

post 238000605

post 238000606

post 238000607

post 238000608

post 238000609

post 238000610

post 238000611

post 238000612

post 238000613

post 238000614

post 238000615

post 238000616

post 238000617

post 238000618

post 238000619

post 238000620

post 238000621

post 238000622

post 238000623

post 238000624

post 238000625

post 238000626

post 238000627

post 238000628

post 238000629

post 238000630

info 328000571

info 328000572

info 328000573

info 328000574

info 328000575

info 328000576

info 328000577

info 328000578

info 328000579

info 328000580

info 328000581

info 328000582

info 328000583

info 328000584

info 328000585

info 328000586

info 328000587

info 328000588

info 328000589

info 328000590

info 328000591

info 328000592

info 328000593

info 328000594

info 328000595

info 328000596

info 328000597

info 328000598

info 328000599

info 328000600

berita 428011481

berita 428011482

berita 428011483

berita 428011484

berita 428011485

berita 428011486

berita 428011487

berita 428011488

berita 428011489

berita 428011490

berita 428011491

berita 428011492

berita 428011493

berita 428011494

berita 428011495

berita 428011496

berita 428011497

berita 428011498

berita 428011499

berita 428011500

berita 428011501

berita 428011502

berita 428011503

berita 428011504

berita 428011505

berita 428011506

berita 428011507

berita 428011508

berita 428011509

berita 428011510

kajian 638000056

kajian 638000057

kajian 638000058

kajian 638000059

kajian 638000060

kajian 638000061

kajian 638000062

kajian 638000063

kajian 638000064

kajian 638000065

kajian 638000076

kajian 638000077

kajian 638000078

kajian 638000079

kajian 638000080

kajian 638000081

kajian 638000082

kajian 638000083

kajian 638000084

kajian 638000085

article 888000021

article 888000022

article 888000023

article 888000024

article 888000025

article 888000026

article 888000027

article 888000028

article 888000029

article 888000030

cuaca 988000001

cuaca 988000002

cuaca 988000003

cuaca 988000004

cuaca 988000005

cuaca 988000006

cuaca 988000007

cuaca 988000008

cuaca 988000009

cuaca 988000010

cuaca 988000011

cuaca 988000012

cuaca 988000013

cuaca 988000014

cuaca 988000015

article 878000001

article 878000002

article 878000003

article 878000004

article 878000005

article 878000006

article 878000007

article 878000008

article 878000009

article 878000010

article 878000011

cuaca 988000029

cuaca 988000030

cuaca 988000031

cuaca 988000032

cuaca 988000033

cuaca 988000034

cuaca 988000035

cuaca 988000036

cuaca 988000037

cuaca 988000038

content-ciaa-1701