Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Bontang, Karel saat hadir dalam sosialisasi di Balikpapan.BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang menghadiri kegiatan sosialisasi terkait penguatan kemitraan antara usaha besar dan pelaku UMKM di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Kota Balikpapan ini membahas penerapan Peraturan Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Nomor 3 Tahun 2025 mengenai Program Kemitraan serta penandatanganan Komitmen Mendukung Program Kemitraan dan Surat Komitmen Kerja Sama Usaha (SKKU) antara usaha besar dan UMKM.
Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Bontang, Karel, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa sosialisasi ini diikuti empat kabupaten/kota yang menjadi lokus penerapan kebijakan kemitraan, yakni Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dan Kabupaten Mahakam Ulu.
Meski Kota Bontang tidak menjadi daerah lokus karena telah merencanakan sosialisasi mandiri, namun pihaknya tetap menghadiri agenda tersebut sebagai bentuk dukungan sekaligus menyelaraskan pemahaman terkait kebijakan baru.
“Kami hadir sebagai pemerhati, sementara Bontang akan melakukan sosialisasi sendiri,” ujar Karel, Rabu (26/11/2025).
Lebih jauh, Karel mengungkapkan bahwa kemitraan usaha di Kota Bontang sejatinya telah mulai berjalan. Sehari sebelumnya, Selasa (25/11/2025), di Hotel Tiara Surya Bontang telah dilakukan penandatanganan kemitraan oleh dua perusahaan besar, yaitu PT Energi Unggul Persada (EUP) dan PT Blackbear.
Karel berharap, penerapan kemitraan ini dapat membuka ruang lebih luas bagi UMKM untuk tumbuh seiring dengan keberadaan industri besar di Kota Bontang.
Ia meyakini regulasi baru yang disosialisasikan pemerintah pusat akan memperkuat komitmen daerah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis kolaborasi.
“Regulasi baru ini bisa menjadi dorongan positif memperkuat ekonomi daerah. Pelaku usaha lokal mampu tumbuh bersama dengan perusahaan besar,” tegasnya.
Tidak ada komentar