Jenazah badut yang melompat ke Sungai Mahakam di Kamar Jenazah Kukar. (Ist)TENGGARONG – Badut jalanan yang dilaporkan melompat ke Sungai Mahakam di kawasan turap Timbau, Tenggarong, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Minggu (13/4/2025) dini hari.
Jasad korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal ia melompat, setelah proses pencarian selama lima jam oleh tim gabungan.
Kasat Polairud Polres Kukar, AKP Yohanes Bonar Adiguna, menjelaskan peristiwa bermula saat seorang saksi bernama Said melihat badut berpenampilan lusuh dan sempoyongan mendekat ke arahnya, tepat di depan Eramart.
“Korban duduk di turap, menyandarkan kepala ke pagar besi, lalu kepala kostum badut yang dikenakannya—karakter Labubu—terlepas dan jatuh ke sungai. Korban kemudian melepas sepatu dan speaker, lalu terjun untuk mengambil bagian kostumnya,” ujar Bonar.
Namun, upaya itu berujung tragis. Korban sempat muncul beberapa detik dengan tangan terlihat di permukaan air, sebelum akhirnya tenggelam. Tim SAR menemukan jasadnya pada pukul 02.40 WITA dan langsung dievakuasi ke RSUD AM Parikesit, Tenggarong Seberang.
Korban diketahui berinisial N, pemuda 21 tahun asal Desa Loa Pari, Tenggarong Seberang. Saat kejadian, ia mengenakan kostum badut berwarna coklat. Informasi dari warga menyebutkan, N tengah mengalami depresi akibat patah hati.
Proses pencarian melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, yang menurunkan tim selam dan perahu karet. Selain itu, digunakan juga metode tradisional “pancing patin”—teknik dengan menjatuhkan mata pancing berukuran besar ke sungai hingga mendeteksi beban tak wajar.
“Metode ini sudah sering digunakan dan terbukti efektif. Begitu terasa berat, korban langsung ditemukan. Kami imbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mengambil tindakan yang membahayakan diri,” kata Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani.
Tidak ada komentar