Kejar Target PAD Rp24 Miliar, MGRM Kukar Perluas Usaha di Luar PI

Admin
26 Okt 2026 14:50
3 menit membaca

MEMONESIA.COM, Tenggarong — PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) menargetkan setoran pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebesar Rp24 miliar pada 2026. Untuk mencapai sasaran tersebut, perusahaan daerah ini mulai memperluas lini usaha di luar pengelolaan participating interest (PI) 10 persen Blok Mahakam.

Direktur Utama PT MGRM, Efri Novianto, mengatakan diversifikasi usaha menjadi salah satu strategi untuk memperkuat sumber pendapatan perusahaan di tengah tantangan sektor hulu minyak dan gas bumi (migas).

Hal itu disampaikannya dalam syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 MGRM di Kantor Graha PT MGRM, Tenggarong, Senin (26/10/2026).

Efri menjelaskan, MGRM mulai menerima arus kas dari PI 10 persen Blok Mahakam pada 22 Januari 2025. Sejak itu, pendapatan perusahaan menunjukkan tren positif. Namun, pengelolaan sektor hulu migas masih menghadapi tantangan berupa penurunan sumber daya dan produksi serta tingginya biaya operasional.

“Sejak 22 Januari 2025, MGRM sudah mulai menerima arus kas dari PI 10 persen Blok Mahakam. Sejak 2025, tren pendapatan menunjukkan perkembangan positif, meskipun kami juga menghadapi tantangan dari kondisi sektor hulu migas dan biaya operasional yang cukup tinggi,” kata Efri.

Untuk memperluas sumber pendapatan, MGRM mengembangkan sejumlah bidang usaha non-PI. Kegiatan yang dijajaki mencakup perdagangan gas atau gas trading, perdagangan minyak dan gas bumi, penyediaan kebutuhan operasional perusahaan di berbagai wilayah, serta usaha penyediaan barang dan jasa maupun kontraktor.

Menurut Efri, pengembangan lini usaha tersebut diharapkan dapat membuka peluang pendapatan baru sehingga kontribusi perusahaan terhadap PAD Kukar tidak hanya bertumpu pada PI.

“Kami berupaya mengembangkan kegiatan usaha di luar PI agar sumber pendapatan perusahaan semakin beragam. Harapannya, pengembangan bisnis ini dapat meningkatkan nilai tambah bagi MGRM sekaligus memperbesar kontribusi terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Kukar,” ujarnya.

Efri menyebutkan, akumulasi setoran PAD MGRM sejak 2019 mencapai sekitar Rp2,7 miliar. Sementara itu, target setoran Rp24 miliar pada 2026 menjadi sasaran yang ingin dicapai melalui penguatan usaha dan dukungan pemerintah daerah, pemegang saham, serta pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, berharap pengembangan usaha MGRM dapat meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap pendapatan daerah. Menurutnya, pengelolaan PI Blok Mahakam selama ini menjadi salah satu sumber kontribusi perusahaan, tetapi peluang usaha di luar PI juga perlu dikembangkan.

“Ya, hari ini kita memperingati hari lahir MGRM, salah satu perusahaan daerah Kabupaten Kutai Kartanegara yang bergerak di bidang migas dan pertambangan lainnya. Tentunya kita berharap di ulang tahun yang ke-8 ini MGRM bisa menjadi perusahaan yang memberikan kontribusi lebih besar lagi terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Aulia.

Ia menilai pengembangan bisnis non-PI dapat menjadi upaya untuk memperluas sumber penghasilan perusahaan. Dengan sumber pendapatan yang lebih beragam, MGRM diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan setoran kepada pemerintah daerah.

“Selama ini MGRM merupakan salah satu perusahaan yang terus memberikan kontribusi PAD cukup besar karena mengelola PI untuk Blok Mahakam. Kontribusinya terasa sangat signifikan bagi pendapatan asli daerah,” katanya.

Aulia juga mendorong MGRM agar terus mengembangkan lini usaha lain sebagai bagian dari upaya meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Kita berharap ke depan MGRM juga mampu mengembangkan sektor-sektor bisnis non-PI sehingga pendapatan atau penghasilan yang dikontribusikan sebagai pendapatan asli daerah bisa meningkat lebih besar lagi,” tegasnya.

Memasuki usia ke-8, MGRM diharapkan dapat memperkuat kinerja usaha sekaligus merealisasikan target setoran PAD 2026. Pencapaian sasaran tersebut akan bergantung pada perkembangan pendapatan perusahaan, termasuk hasil pengembangan lini usaha di luar PI Blok Mahakam. (Adv/Ns)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x