Disambut Adat Mopotilolo, Wabup Kubar Dapat Kehormatan di Gorontalo

Admin
19 Jun 2026 13:46
2 menit membaca

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar) Nanang Adriani bersama istri, Dewi Hairiah, mendapat sambutan adat kehormatan Mopotilolo saat menghadiri rangkaian Pekan Nasional (PENAS) XVII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Provinsi Gorontalo. Prosesi sakral tersebut digelar dalam acara jamuan makan malam di Rumah Jabatan Bupati Gorontalo, Jumat (19/6/2026).

Mopotilolo merupakan tradisi adat masyarakat Gorontalo yang diperuntukkan bagi pejabat negara maupun tamu kehormatan yang pertama kali menginjakkan kaki di daerah tersebut. Prosesi ini dipimpin langsung Bupati Gorontalo Sopyan Puhi sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu yang hadir.

Sopyan menjelaskan, Mopotilolo bukan sekadar seremoni penyambutan, melainkan warisan budaya yang mengandung makna penghormatan, penghargaan, serta doa keselamatan bagi setiap tamu kehormatan.

“Prosesi adat Mopotilolo adalah bentuk penghormatan yang sakral dan menjadi tradisi masyarakat Gorontalo dalam menerima tamu-tamu kehormatan yang pertama kali datang ke daerah ini,” ujarnya.

Selain menghadiri jamuan makan malam, Nanang Adriani bersama rombongan juga diajak menikmati suasana Taman Limboto yang berada di sekitar rumah jabatan Bupati Gorontalo. Penataan kawasan yang rapi dan lingkungan yang asri menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu dari berbagai daerah.

Nanang mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gorontalo kepada seluruh peserta PENAS KTNA XVII. Menurutnya, keramahan masyarakat Gorontalo mencerminkan semangat persaudaraan yang kuat.

“Kami sangat menghargai dan berterima kasih atas sambutan yang begitu hangat dan penuh kekeluargaan dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Kehormatan melalui prosesi adat Mopotilolo ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi kami.

Kabupaten Gorontalo telah menunjukkan keramahan luar biasa dalam menerima tamu dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan PENAS KTNA XVII yang dinilai tidak hanya menjadi ajang silaturahmi petani dan nelayan, tetapi sekaligus memperkenalkan budaya serta potensi daerah Gorontalo kepada peserta dari seluruh Indonesia.

“Suasana yang ramai, tertib dan penuh keakraban menunjukkan kesiapan tuan rumah dalam menyambut ribuan peserta. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri dan semoga pelaksanaan PENAS KTNA XVII berjalan sukses serta memberikan manfaat bagi kemajuan sektor pertanian dan perikanan Indonesia,” katanya.

PENAS KTNA XVII menjadi momentum mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan ketahanan pangan nasional.

Sambutan adat Mopotilolo yang diterima Wakil Bupati Kubar beserta istri juga menjadi simbol eratnya persaudaraan dan penghormatan terhadap budaya lokal yang terus dijaga masyarakat Gorontalo. (Adv/Diskominfo Kubar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x