Lokasi proyek pembangunan Polder Tanjung Laut Bontang.BONTANG – Pembangunan Polder Tanjung Laut, Bontang Selatan, baru mencapai sekitar lima persen. Meski masih tahap awal, proyek senilai Rp3,8 miliar itu mulai mendapat perhatian DPRD Bontang, terutama terkait kemampuannya mengatasi genangan di kawasan Era Fresh.
Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan perencanaan.
“Kunjungan kami saat ini untuk memastikan pembangunan masih berjalan sesuai target dan sesuai kajian perencanaan,” kata Andi saat meninjau Polder Tanjung Laut, Senin (10/8/2026).
Proyek yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim itu dirancang sebagai kolam retensi untuk menampung limpasan air ketika hujan deras.
Dalam perencanaannya, kolam tersebut memiliki kapasitas tampung sekitar 38 ribu meter kubik dengan luas pembangunan sekitar 7 ribu meter persegi.
Namun, bagi DPRD, kapasitas tampung saja tidak cukup. Sistem aliran air menuju polder juga harus dipastikan bekerja sesuai kajian agar kawasan yang selama ini kerap tergenang bisa terbebas dari persoalan tersebut.
Andi secara khusus meminta DPUPR Bontang memastikan genangan yang kerap terjadi di kawasan Era Fresh dapat dialirkan menuju Polder Tanjung Laut.
“Harapan kita aliran air ini benar-benar sesuai kajian sehingga tidak ada lagi banjir saat hujan deras,” ujarnya.
Di sisi lain, pembangunan polder juga menimbulkan persoalan selama proses pengerjaan. Warga sebelumnya mengeluhkan debu proyek yang beterbangan hingga masuk ke rumah dan mengganggu lingkungan sekitar.
Andi meminta persoalan tersebut segera ditangani. Ia mendorong lurah, Dinas PUPR, hingga kontraktor tidak saling menunggu dalam menangani dampak aktivitas proyek.
“Kontraktor sudah menyatakan siap melakukan penyiraman debu,” tandasnya. (*)
Tidak ada komentar