Kepala DKUMPP Kota Bontang, Eko AsriadiBONTANG – Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, akses layanan literasi di Kota Bontang ikut mengalami penyesuaian. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang resmi meniadakan layanan akhir pekan dan layanan malam selama bulan puasa.
Kebijakan ini membuat operasional perpustakaan hanya berlangsung pada hari kerja dengan jam yang lebih singkat dibanding hari biasa. Senin hingga Kamis, layanan dibuka pukul 08.00–15.00 Wita. Sementara pada Jumat, perpustakaan hanya melayani pengunjung hingga pukul 10.30 Wita. Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, layanan ditutup sepenuhnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan penyesuaian dilakukan untuk menyesuaikan ritme pelayanan dengan aktivitas ibadah masyarakat selama Ramadan.
“Karena ada perubahan jadwal tentu ada penurunan jumlah pengunjung perpustakaan, karena ditiadakan jam malam, Sabtu dan Minggu juga tutup,” ujarnya, Senin (22/2/2026).
Dengan ditiadakannya layanan malam dan akhir pekan, waktu akses masyarakat—terutama pelajar dan pekerja—menjadi lebih terbatas. Pasalnya, akhir pekan selama ini menjadi waktu paling fleksibel untuk berkunjung.
DPK mengimbau pemustaka menyesuaikan waktu kunjungan agar tetap mendapatkan pelayanan optimal selama Ramadan. Pemerintah berharap penyesuaian jadwal ini tidak mengurangi minat baca masyarakat, dan justru menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat budaya literasi.
Tidak ada komentar