Siswa-siswi SMPN 2 Bontang saat menjalani TKA daring. Foto (nur/memonesia)BONTANG — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP Negeri 2 Bontang tak sepenuhnya mulus dari sisi peserta. Di tengah kelancaran fasilitas dan jaringan, sejumlah siswa justru gagal menuntaskan seluruh soal karena waktu ujian habis lebih dulu.
Sebanyak 254 siswa kelas IX SMPN 2 Bontang mengikuti TKA yang digelar 6–7 April 2026. Sekolah ini masuk dalam gelombang pertama pelaksanaan ujian tingkat nasional tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 2 Bontang, Jumadi, mengatakan jadwal TKA di sekolahnya berlangsung selama dua hari. Secara nasional, gelombang pertama digelar 6–7 April, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan 8–9 April 2026.
“Pelaksanaan di sekolah kami berlangsung hari ini dan besok,” ujar Jumadi, Senin (6/4/2026).
Ia mengungkapkan, ada peserta yang belum sempat menyelesaikan seluruh soal hingga waktu ujian berakhir. Kondisi itu terjadi bukan karena gangguan teknis, melainkan karena sebagian siswa terlalu fokus mengerjakan tanpa memperhitungkan batas waktu yang tersedia.
Situasi ini menjadi catatan tersendiri dalam pelaksanaan TKA. Di satu sisi, sekolah menilai ujian berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Namun di sisi lain, masih ada siswa yang belum optimal mengatur strategi pengerjaan, meski sarana, prasarana, dan dukungan jaringan disebut dalam kondisi aman.
Menurut Jumadi, TKA merupakan bagian dari program nasional untuk mengukur sekaligus menyelaraskan capaian akademik siswa di berbagai daerah di Indonesia. Hasil ujian ini nantinya diharapkan ikut memberi pengaruh terhadap capaian akademik siswa, termasuk menjadi salah satu pertimbangan seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi. (ns/sr)
Tidak ada komentar