Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Istimewa)PENAJAM – Insiden mengejutkan terjadi di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara. Sebanyak 25 siswa harus dilarikan ke Puskesmas setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (11/2/2026). Peristiwa ini langsung memantik perhatian publik.
Pemerintah daerah pun bergerak cepat. Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Waris Muin, turun langsung menjenguk para siswa guna memastikan kondisi mereka tertangani dengan baik.
Di hadapan awak media, Waris menyampaikan bahwa selama kurang lebih tiga bulan program MBG berjalan di PPU, belum pernah terjadi insiden serupa. Karena itu, kejadian di Waru disebut menjadi bahan evaluasi serius.
“Selama ini berjalan baik. Tapi dengan adanya kejadian ini, tentu akan kita evaluasi. Semua pihak terkait akan kita panggil,” ujarnya.
Ia menegaskan evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh. Pemeriksaan mencakup proses memasak di dapur, kualitas bahan makanan yang digunakan, hingga distribusi makanan ke sekolah.
Waris juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan program, termasuk pada kelengkapan menu yang disajikan kepada siswa.
“Kita tidak ingin menyalahkan satu pihak dulu. Yang jelas, ini jadi perhatian agar ke depan lebih baik,” katanya.
Pemerintah daerah turut menyampaikan permohonan maaf kepada orangtua siswa atas kejadian tersebut. Waris meminta masyarakat tetap tenang sambil menunggu hasil evaluasi.
“Program ini tujuannya baik untuk anak-anak kita. Tapi tentu harus dipastikan aman dan layak. Itu yang akan kita perbaiki,” ucapnya.
Tidak ada komentar