Bimtek Optimalisasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran Mendalam, melalui program SLCC Go To School, Sabtu (25/4/2026), di SD Negeri 001 Bontang Selatan. Foto (nur/memonesia)BONTANG – PGRI Kalimantan Timur (Kaltim) berkolaborasi dengan PGRI Kota Bontang, yang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran Mendalam, melalui program SLCC Go To School, Sabtu (25/4/2026), di SD Negeri 001 Bontang Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri pula narasumber, yakni M. Yahya, Duta Teknologi SLCC Go To School, serta perwakilan Ketua PGRI Kaltim, Irianto.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, sekaligus Ketua PGRI Kota Bontang, Saparudin, mengatakan, pelatihan ini merupakan upaya dari transformasi pembelajaran berbasis teknologi.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari tanggung jawab organisasi profesi dalam mendukung kualitas proses belajar mengajar.
“Kami dari Disdikbud sangat mendukung program yang dilaksanakan PGRI. Ini bentuk nyata upaya meningkatkan kemampuan guru dalam menghadapi perkembangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 001 Bontang Selatan, Novita Susyati, mengungkapkan sebanyak 23 guru di sekolahnya mengikuti bimtek tersebut.
Ia menilai kegiatan ini penting sebagai langkah awal dalam memperkuat kompetensi guru di era digital.
“Bimtek ini sangat membantu guru-guru kami, untuk meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital saat proses pembelajaran,” ungkapnya.
Selain itu, pelatihan ini juga sebagai persiapan menghadapi program digitalisasi pendidikan ke depan, termasuk rencana bantuan Interactive Flat Panel (IFP) dari pemerintah pusat.
Novita menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmennya sebagai kepala satuan pendidikan, untuk terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital di sekolah.
“Harapan kami para guru dapat lebih adaptif dan kreatif dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan efektif bagi siswa,” tandansya. (ns/sr)
Tidak ada komentar