Demo 21 April Kepung Kantor DPRD Kaltim, Anggaran Rujab dan Mobil Dinas Disoal 

Admin
21 Apr 2026 14:45
3 menit membaca

BONTANG – Ribuan warga turun ke jalan dan menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Selasa (21/4/2026). Aksi ini menyorot penggunaan anggaran daerah, terutama pengadaan mobil dinas dan pembangunan rumah jabatan Gubernur Kaltim, sembari mendesak DPRD memakai hak interpelasi dan angket untuk meminta penjelasan resmi dari pemerintah provinsi.

Jumlah massa diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Saat aksi berlangsung, dua demonstran sempat pingsan di lokasi dan langsung mendapat pertolongan medis. Setelah berorasi di depan gedung dewan, massa kemudian bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim untuk melanjutkan demonstrasi.

Perwakilan massa dari Kedaulatan Rakyat Samarinda, Budiman Arief, mengatakan aksi itu lahir dari kekecewaan terhadap tata kelola pemerintahan yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat. Ia menilai kebijakan pemerintah justru menambah jarak dengan kondisi riil warga yang sedang tertekan secara ekonomi.

“Ini kita dipimpin dan diobok-obok secara semena-mena, secara tidak profesional. Ada kesan semua ini dikondisikan, ada kongkalikong. Kita sebagai rakyat merasa dipermainkan,” ujar Budiman.

Ia menyinggung beban ekonomi warga yang menurutnya belum mereda, sementara di sisi lain pemerintah justru mengeluarkan anggaran besar untuk kebutuhan pejabat. Menurut dia, situasi ini memicu kemarahan publik karena dinilai tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat.

“Kita sekarang terbeban, apalagi dengan adanya IKN. Harusnya pemerintah lebih peka. Tapi yang kita lihat justru anggaran besar keluar untuk kepentingan pejabat,” katanya.

Budiman secara khusus menyorot anggaran pengadaan mobil dinas dan pembangunan rumah jabatan gubernur. Dua pos belanja itu dianggap menjadi simbol prioritas yang salah di tengah kondisi warga yang masih tertekan.

“Banyak uang kita dipakai, Rp 8,5 miliar untuk mobil dinas, lalu Rp 25 miliar untuk rumah jabatan. Apa maksudnya itu? Ini uang rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan DPRD Kaltim agar tidak hanya menjadi penonton di tengah polemik anggaran. Menurut dia, lembaga legislatif harus memakai fungsi pengawasan secara nyata, bukan sekadar menerima aspirasi tanpa tindak lanjut.

“Kami datang ke sini bukan tanpa alasan. DPRD ini rumah rakyat. Kami minta mereka benar-benar menjalankan fungsi pengawasan, jangan tutup mata,” kata Budiman.

Peserta aksi dari kalangan mahasiswa, Daris, menegaskan tuntutan utama massa adalah keterbukaan penggunaan anggaran. Ia menilai publik berhak mengetahui secara terang bagaimana uang daerah dipakai, terutama untuk belanja yang menimbulkan sorotan luas.

“Aksi ini untuk menggugat hak masyarakat Kaltim. Kami ingin semua penggunaan anggaran itu dibuka secara terang benderang,” ujar Daris.

Menurut dia, DPRD Kaltim punya kewenangan untuk menindaklanjuti polemik tersebut lewat mekanisme resmi. Karena itu, massa mendesak dewan tidak berhenti pada sikap menerima aspirasi, tetapi berani memakai hak interpelasi untuk meminta penjelasan pemerintah.

“Kami mendesak DPRD menggunakan hak interpelasi. Itu penting untuk meminta penjelasan dari pemerintah soal anggaran mobil dinas Rp 8,5 miliar dan rumah jabatan Rp 25 miliar,” katanya.

Sebelumnya, DPRD Kaltim menyatakan siap menerima aspirasi massa aksi. Sekretariat dewan menyebut pimpinan DPRD telah menyatakan kesediaan untuk membuka ruang dialog dengan demonstran.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
content-ciaa-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

cuaca 228000496

cuaca 228000497

cuaca 228000498

cuaca 228000499

cuaca 228000500

cuaca 228000501

cuaca 228000502

cuaca 228000503

cuaca 228000504

cuaca 228000505

cuaca 228000506

cuaca 228000507

cuaca 228000508

cuaca 228000509

cuaca 228000510

cuaca 228000551

cuaca 228000552

cuaca 228000553

cuaca 228000554

cuaca 228000555

cuaca 228000556

cuaca 228000557

cuaca 228000558

cuaca 228000559

cuaca 228000560

cuaca 228000561

cuaca 228000562

cuaca 228000563

cuaca 228000564

cuaca 228000565

cuaca 228000566

cuaca 228000567

cuaca 228000568

cuaca 228000569

cuaca 228000570

cuaca 228000571

cuaca 228000572

cuaca 228000573

cuaca 228000574

cuaca 228000575

cuaca 228000576

cuaca 228000577

cuaca 228000578

cuaca 228000579

cuaca 228000580

cuaca 228000581

cuaca 228000582

cuaca 228000583

cuaca 228000584

cuaca 228000585

cuaca 228000586

cuaca 228000587

cuaca 228000588

cuaca 228000589

cuaca 228000590

cuaca 228000591

cuaca 228000592

cuaca 228000593

cuaca 228000594

cuaca 228000595

cuaca 228000596

cuaca 228000597

cuaca 228000598

cuaca 228000599

cuaca 228000600

cuaca 228000601

cuaca 228000602

cuaca 228000603

cuaca 228000604

cuaca 228000605

cuaca 228000606

cuaca 228000607

cuaca 228000608

cuaca 228000609

cuaca 228000610

prediksi scatter hitam

algoritma rtp mahjong ways2

logika pola pg soft

analisa rtp kasino modern

optimasi scatter riwayat putaran

article 228000466

article 228000467

article 228000468

article 228000469

article 228000470

article 228000471

article 228000472

article 228000473

article 228000474

article 228000475

post 238000571

post 238000572

post 238000573

post 238000574

post 238000575

post 238000576

post 238000577

post 238000578

post 238000579

post 238000580

disiplin pola rtp mahjong2

fenomena rtp scatter hitam

strategi taruhan berdasarkan rtp

mekanik mesin pgsoft rtp

panduan analisis rtp mahjong

info 328000501

info 328000502

info 328000503

info 328000504

info 328000505

info 328000506

info 328000507

info 328000508

info 328000509

info 328000510

info 328000511

info 328000512

info 328000513

info 328000514

info 328000515

info 328000516

info 328000517

info 328000518

info 328000519

info 328000520

info 328000521

info 328000522

info 328000523

info 328000524

info 328000525

info 328000526

info 328000527

info 328000528

info 328000529

info 328000530

info 328000531

info 328000532

info 328000533

info 328000534

info 328000535

info 328000536

info 328000537

info 328000538

info 328000539

info 328000540

berita 428000001

berita 428000602

berita 428001203

berita 428001804

berita 428002405

berita 428003006

berita 428003607

berita 428004208

berita 428004809

berita 428005410

berita 428006011

berita 428006612

berita 428007213

berita 428007814

berita 428008415

berita 428009016

berita 428009617

berita 428010218

berita 428010819

berita 428011420

analisis rtp 428011421

manajemen modal 428011422

variabel rtp live 428011423

algoritma kasino 428011424

efisiensi rtp 428011425

distribusi scatter 428011426

respon rtp 428011427

volatilitas livecasino 428011428

data rtp sweetbonanza 428011429

algoritma scatter 428011430

metrik rtp 428011431

interface server 428011432

fluktuasi rtp 428011433

log historis 428011434

komparatif rtp 428011435

berita 428011421

berita 428011422

berita 428011423

berita 428011424

berita 428011425

berita 428011426

berita 428011427

berita 428011428

berita 428011429

berita 428011430

berita 428011431

berita 428011432

berita 428011433

berita 428011434

berita 428011435

kajian 638000001

kajian 638000002

kajian 638000003

kajian 638000004

kajian 638000005

kajian 638000006

kajian 638000007

kajian 638000008

kajian 638000009

kajian 638000010

kajian 638000011

kajian 638000012

kajian 638000013

kajian 638000014

kajian 638000015

kajian 638000016

kajian 638000017

kajian 638000018

kajian 638000019

kajian 638000020

content-ciaa-1701