Ribuan Warga Padati Alun-alun ITHO, Nobar Final Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah

Admin
20 Jul 2026 06:11
3 menit membaca

SENDAWAR – Ribuan warga memadati Alun-alun ITHO, Sendawar, sejak Minggu (19/7/2026) malam hingga Senin (20/7/2026) dini hari untuk mengikuti nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina. Antusiasme masyarakat membuat kawasan pusat kota Kutai Barat berubah menjadi lautan pecinta sepak bola yang menikmati laga puncak dalam suasana penuh keakraban.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Barat itu tidak hanya menghadirkan siaran langsung pertandingan melalui layar lebar, tetapi juga menjadi hiburan gratis bagi masyarakat. Penampilan artis lokal, kuliner UMKM, hingga ratusan hadiah doorprize membuat suasana semakin semarak sebelum kick-off dimulai.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin hadir bersama sang istri, Maria Christina Mozes Edwin. Menariknya, Frederick tampil mengenakan jersey Tim Nasional Argentina, sementara Sekretaris Daerah Erik Victory justru mengenakan jersey Spanyol. Di sisi lain, Wakil Bupati Nanang Adriani memilih tampil netral dengan kaus hitam.

Meski berbeda tim yang didukung, suasana tetap berlangsung tertib. Sorakan dan yel-yel dari pendukung kedua kubu berpadu menjadi hiburan tersendiri tanpa mengurangi semangat sportivitas yang terjaga sepanjang acara.

Frederick Edwin mengatakan nobar sengaja digelar sebagai ruang berkumpul masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi bagaimana kita berkumpul, saling bersilaturahmi, dan menikmati hiburan bersama. Perbedaan pilihan tim adalah hal biasa, namun persatuan harus tetap menjadi yang utama,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai kecamatan dengan tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang terlihat dalam acara tersebut menjadi modal penting untuk terus membangun Kutai Barat yang harmonis.

Keseruan nobar semakin terasa ketika panitia mengundi ratusan doorprize yang disumbangkan berbagai sponsor dan komunitas pecinta sepak bola. Hadiah yang dibagikan mulai dari sepeda, lemari es, mesin cuci, kompor gas, dispenser, kipas angin, rice cooker, hingga berbagai peralatan elektronik rumah tangga.

Setiap nomor undian yang diumumkan langsung disambut sorak-sorai ribuan penonton yang berharap membawa pulang hadiah.

Panitia juga menyediakan berbagai makanan ringan, kopi, teh, serta aneka kuliner gratis sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan hingga selesai tanpa meninggalkan lokasi.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Victory menilai sepak bola memiliki kekuatan menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Melalui nobar ini kami ingin menghadirkan ruang hiburan yang sehat sekaligus mempererat kebersamaan. Boleh berbeda tim favorit, tetapi kita tetap satu sebagai masyarakat Kutai Barat,” katanya.

Senada, Wakil Bupati Nanang Adriani mengajak masyarakat menjadikan momentum final Piala Dunia sebagai contoh sportivitas dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sponsor, panitia, komunitas sepak bola, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan.

Sejak sore hari, masyarakat telah berdatangan bersama keluarga, sahabat, dan komunitas dengan mengenakan atribut tim favorit masing-masing. Atmosfer Alun-alun ITHO pun berubah layaknya stadion mini, dipenuhi sorak dukungan yang mengiringi setiap peluang emas dalam pertandingan. (Adv/Diskominfo Kubar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x