
BONTANG – Gaung apresiasi untuk para penjaga bumi kembali menggema di Kota Bontang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Penganugerahan Lingkungan Hidup 2025, ajang penghormatan bagi sekolah, kelurahan, dunia usaha, hingga pegiat lingkungan yang konsisten menjaga keberlanjutan kota.
Gelaran ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa praktik sederhana—menanam pohon, memilah sampah, hingga merawat ruang hijau—adalah investasi paling konkret bagi masa depan.
Kepala DLH Bontang, Heru Triatmodjo, menekankan bahwa agenda tersebut bukan kegiatan seremonial, melainkan bentuk apresiasi atas kerja nyata yang dilakukan masyarakat.
“Penghargaan ini adalah pengakuan atas upaya yang kita lakukan bersama untuk memastikan ruang hidup tetap hijau dan berkelanjutan,” ujarnya dalam sambutan, Rabu (3/11/2025).
Heru merinci sejumlah program strategis DLH yang berjalan intensif sepanjang tahun. Pengendalian sampah, peningkatan kualitas air, hingga edukasi publik menjadi fondasi utama.
Ia memaparkan beberapa capaian penting, di antaranya:
DLH juga mengumumkan penerimaan Dana Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund (FCPF CF) sebesar Rp420 juta yang akan dicairkan 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk perlindungan hutan, pembinaan kelompok tani, program Kampung Iklim, serta sekolah negeri.
Heru mengajak perusahaan industri lebih aktif mengelola sampah organik dan non-organik secara mandiri. “Kami mendorong peran serta seluruh pihak agar TPA tidak menjadi satu-satunya penampung sampah,” tegasnya.
Acara penganugerahan juga mengumumkan sejumlah penerima penghargaan tahun ini. Untuk Adiwiyata Mandiri 2025, berdasarkan Kepmen LH/BPLH No. 2923 Tahun 2025, penghargaan diberikan kepada:
Sementara Adiwiyata Nasional 2025, sesuai Kepmen LH/BPLH No. 2920 Tahun 2025, meliputi:
“Alhamdulillah berdasarkan hasil penilaian telah ditetapkan 258 Sekolah Adiwiyata Mandiri. Ini nantinya akan diserahkan di Gedung Sasono Utomo, TMII Jakarta, 10 Desember mendatang,” ucap Heru.
Daftar penerima penghargaan lainnya mencakup:
Adiwiyata Tingkat Kota
Adiwiyata Tingkat Provinsi
Kalpataru – Penyelamat Lingkungan
Program Kampung Iklim (ProKlim)
Lomba Video Lingkungan Hidup 2025
Apresiasi Peserta:
Juara:
Kelurahan Bersih dan Hijau
Apresiasi Dunia Usaha Peduli Lingkungan
Penghargaan diberikan kepada perusahaan yang konsisten menjalankan standar keberlanjutan, di antaranya:
PT Badak NGL, PT Pupuk Kaltim, PT Kaltim Parna Industri, PT Indominco Mandiri, PT Kaltim Nitrate Indonesia, PT Kaltim Industrial Estate, PT Kaltim Daya Mandiri, PT Kaltim Methanol Industri, PT Pamapersada Nusantara Distrik Indo, PT Kaltim Ammonium Nitrat, PT Samator Gas Industri Bontang, Indonesia Power – PT PLN PLTD-MG Bontang, PT Pertamina Gas Bontang, PT Graha Power Kaltim, PT Energi Unggul Persada, PT Black Bear Resources Indonesia, PERUMDA Air Minum Tirta Taman Bontang, TOYOTA Auto2000 Bontang, Rumah Sakit Pupuk Kaltim, Rumah Sakit Islam Bontang.
Apresiasi Tokoh Peduli Lingkungan
DLH Bontang berharap seluruh penerima penghargaan terus menjadi teladan dalam menjaga bumi. “Kami apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penerima penghargaan. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus bergerak menjaga bumi, mulai dari langkah kecil setiap hari,” ungkap Heru.
Tidak ada komentar