Pasar Murah Kukar Dilanjutkan hingga Akhir Tahun, Wilayah Terdampak Kekeringan Jadi Sasaran

Admin
22 Sep 2026 21:07
2 menit membaca

MEMONESIA.COM, Tenggarong — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan melanjutkan kegiatan pasar murah hingga akhir tahun anggaran, terutama untuk masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan keberlanjutan pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Di akhir tahun anggaran ini saya sarankan kepada teman-teman dari Dinas Perdagangan tetap melaksanakan. Sesuai arahan Bupati, khususnya di wilayah-wilayah yang terkena musibah kekeringan,” kata Sunggono saat menghadiri Bazar Murah TNI di Lapangan Upacara Makodim 0906/Kukar, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, pasar murah dapat menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli.

Sunggono mengatakan pelaksanaan pasar murah sebelumnya telah menjangkau puluhan titik di wilayah Kukar. Pemerintah daerah selanjutnya akan mengarahkan pelaksanaan kegiatan tersebut ke wilayah yang membutuhkan, termasuk daerah yang terdampak kekeringan.

Ia menyampaikan hal tersebut setelah memantau pelaksanaan Bazar Murah TNI yang digelar dalam rangka HUT ke-81 TNI tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kebutuhan pokok ditawarkan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga yang biasa ditemukan di pasaran. Berdasarkan pantauan di lokasi, minyak goreng curah memiliki selisih harga sekitar Rp1.500, telur sekitar Rp3.000 hingga Rp5.000, sedangkan beras SPHP terpaut sekitar Rp3.000.

“Alhamdulillah, berdasarkan pantauan dan yang disampaikan masyarakat, semuanya sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya sembako,” ujar Sunggono.

Ia mengatakan masyarakat yang ditemuinya di lokasi juga menyampaikan bahwa harga sejumlah kebutuhan pokok dalam bazar tersebut lebih murah dibandingkan harga yang biasa mereka temukan sehari-hari.

“Harganya kalau dilihat dari pengakuan ibu-ibu tadi, jelas lebih murah daripada yang mereka biasanya temukan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Bazar Murah TNI melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pemerintah Kabupaten Kukar, Bulog, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta komunitas masyarakat.

Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI yang puncaknya diperingati pada 5 Oktober 2026.

Menurut Benny, penyediaan sembako murah dalam kegiatan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Bulog. Bazar juga memberikan ruang bagi UMKM lokal dan produk hasil keterampilan istri prajurit.

“Kita harapkan terjadi kedekatan TNI dengan masyarakat, sehingga TNI dengan rakyat tetap manunggal dan bersatu sebagai pilar kekokohan serta kedaulatan bangsa dan negara,” ujarnya.

Dengan keberlanjutan pasar murah hingga akhir tahun, Pemkab Kukar mengarahkan program tersebut tidak hanya pada penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga pada wilayah yang menghadapi dampak kekeringan. (Adv/Ns)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x