Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (nur/memonesia)MEMONESIA.COM, Bontang – Tiga jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kini untuk sementara kosong dari pejabat definitif. Pemkot memilih menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) setelah Sony Suwito Adicahyono resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang.
Tiga posisi yang kini diisi Plt yakni Asisten Administrasi Umum, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan penunjukan Plt dilakukan agar roda pemerintahan dan pelayanan tetap berjalan di tengah perubahan susunan jabatan.
Untuk posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan atau Asisten II, Neni menunjuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kota (PUPRK) Bontang Edy Prabowo sebagai Plt.
Sementara jabatan Asisten Administrasi Umum atau Asisten III dipercayakan kepada Kepala Inspektorat Bontang Enik Ruswati.
Sedangkan kursi Kepala BPKAD untuk sementara dijabat Syahruddin yang saat ini merupakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Bontang.
Neni mengatakan masa penugasan para Plt tersebut berlaku selama tiga bulan. Masa tugas itu masih memungkinkan diperpanjang sesuai kebutuhan pemerintah daerah.
“Tiga bulan mereka menjabat dan masih bisa diperpanjang,” ujar Neni, Jumat (2/10/2026).
Pemkot Bontang belum akan langsung mengisi ketiga posisi tersebut dengan pejabat definitif. Penataan jabatan masih akan melihat kebutuhan organisasi serta kondisi kemampuan keuangan daerah.
“Belum ada pengangkatan, kita angkat Plt dulu tiga bulan dulu,” sebut Neni.
Perubahan susunan jabatan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi Pemkot Bontang setelah Sony Suwito Adicahyono dilantik sebagai Sekda definitif.
“Nanti kita lihat sesuai kemampuan keuangan daerah ya,” tutupnya. (*)
Tidak ada komentar