KULINER

Menjijikan! 5 Makanan dan Minuman Paling Ekstrim di Dunia

Tren memakan Plesenta manusia atau biasa disebut (placentophagy) sedang ramai diperbincangkan (Internet)

MEMONESIA.COM – Jika ditanya soal makanan apa yang anda konsumsi setiap harinya? pastinya sebagian besar menjawab Nasi, Ayam, Ikan, Tempe, Tahu, Mie, dan lain sebagainya. Tapi jika kamu bosan dengan makanan yang itu-itu saja, dan ingin mencoba sesuatu yang sangat berbeda? atau bahkan makanan yang belum pernah kamu temukan sebelumnya. Sebaiknya kamu mencoba makanan super ekstrim berikut ini:

1. Balut (Filipina)

Makanan ini adalah telur itik atau ayam yang sengaja dibiarkan berkembang hingga membentuk Embrio yang nyaris sempurna. Kemudian direbus, lalu menyantapnya hanya dengan diberi sedikit taburan garam.

Balut sering ditemukan di Asia Tenggara, tapatnya di negara Filipina, Kamboja, dan Vietnam. Makanan ini dipercayai sebagai afrodisiak dan dianggap berprotein tinggi, balut dapat ditemukan di toko kaki lima pada malam hari. Makanan ini kadang disajikan dengan bir.

2. Surstömming (Swedia)

Makanan berbau busuk biasanya dihindari oleh mayoritas orang. Namun, beda cerita di negara Swedia. Surströmming yakni ikan yang diawetkan dalam kaleng justru jadi makanan khas dari Kota Malby, Swedia.

Surströmming adalah ikan haring baltik yang difermentasi, disimpan lebih dari enam bulan dalam campuran garam dan asam laktat. Dengan kata lain, ini adalah ikan busuk yang aman untuk dimakan. kebayangkan aroma ikan busuk seperti apa?

3. Casu Marzu (Italia)

Makanan Keju pada umumnya memiliki banyak sekali kandungan nutrisi yang ada dalamnya. Bahkan manfaat keju sangat baik bagi tubuh, seperti kandungan kalsium contohnya yang baik untuk kekuatan dan kesehatan tulang ataupun gigi.

Tapi apa jadinya jika keju malah justru dinyatakan berbahaya untuk dikonsumsi. Casu Marzu misalnya, jenis keju yang berasal dari di Pulau Sardinia, Italia, dilarang untuk dikonsumsi lantaran dapat menumbulkan muntah atau diare.

Bahan dasar Casu Marzu sama seperti keju ada umumnya, yakni susu domba. Namum dalam proses pembuatannya, casu marzu menggunakan bantuan belatung untuk mendapatkan proses pembusukan.

4. Baby Mice Wine (Tiongkok)

Tiongkok memang jadi negara yang punya ragam kuliner ekstrem. Yang paling mungkin bikin Anda merasa jijik dan geleng-geleng kepala adalah minuman Baby Mice Wine atau anggur bayi tikus!

Beijing – Tiap negara punya wisata kuliner ekstrem, baik makanan atau minuman yang bikin Anda mengerenyitkan dahi. Seperti di Tiongkok, ada baby mice wine alias anggur bayi tikus. Seperti apa?

Salah satu alasan traveler rela melancong ke berbagai negara, adalah ingin mencicipi kuliner khas. Kuliner pun punya arti luas, seperti makanan, minuman atau bisa juga camilan.

Dari situs CNN Travel yang dilongok detikTravel, Rabu (4/3/2015) Tiongkok memang jadi negara yang punya ragam kuliner ekstrem. Yang paling mungkin bikin Anda merasa jijik dan geleng-geleng kepala adalah minuman berupa anggur bayi tikus!

Dari tampilannya, sebotol besar anggur diisi oleh bayi-bayi tikus dengan jumlah yang mungkin lebih dari 5 ekor atau bisa jadi belasan. Bayi tikusnya pun masih berwarna putih dengan ukuran yang sangat kecil!

Asal tahu saja, bayi tikus tersebut ternyata benar-benar baru dilahirkan dari induknya. Matanya saja masih tertutup. Kemudian, difermentasikan dalam jangka waktu yang lama tanpa dibunuh terlebih dulu. Bisa sampai 1 tahun lamanya.

Masyarakat Tiongkok percaya, anggur bayi tikus ini memiliki khasiat untuk kesehatan. Terutama, bagi para pengidap penyakit asma dan hati, serta untuk menangkal racun di dalam tubuh. Selain diminum anggurnya, bayi-bayi tikusnya juga harus dimakan. Ingat, khasiatnya sampai saat ini belum terbukti secara medis.

5. Plesenta Manusia

Kebayang gak sih ada makanan yang berasal dari bagian organ manusia? Meski terdengar tidak mungkin tapi nyatanya makanan tersebut benar adanya. Tren memakan Plesenta manusia atau biasa disebut (placentophagy) sedang ramai diperbincangkan, terutama dikalangan medis.

Plasenta merupakan organ penting bagi kehamilan, karena berfungsi mengalirkan darah dan zat-zat yang dibutuhkan janin untuk bertahan hidup dan berkembang selama di kandungan. Zat-zat tersebut mencakup nutrisi, oksigen, dan hormon.

Makanya maraknya tren mengkonsumsi Plesenta, karena dinilai dapat membantu pemulihan bagi wanita-wanita pasca melahirkan. Meski begitu, manfaat konsumsi plasenta belum dapat terbukti secara medis dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. (berbagai sumber)

.
Comments

POPULER

To Top