Ilustrasi Pabrik Sabun. (Chatgpt)BONTANG – Rencana pembangunan pabrik sabun berbahan baku turunan minyak sawit (CPO) di Bontang Lestari mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bontang. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memastikan proses perizinan proyek hilirisasi tersebut dipercepat agar segera masuk tahap konstruksi.
Kepala DPMPTSP Bontang, Aspiannur, menyebut proyek ini merupakan kelanjutan dari kegiatan PT Energi Unggul Persada (EUP) yang sudah lebih dulu beroperasi di kawasan industri Bontang Lestari. Pemerintah daerah menilai rencana investasi tersebut membawa nilai tambah signifikan bagi perekonomian kota.
“Kami di DPMPTSP Bontang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Setiap investasi yang membawa nilai tambah bagi daerah,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Pabrik sabun direncanakan berdiri di kawasan industri yang sama dengan PT EUP. Lokasi tersebut sudah memiliki Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), sehingga secara tata ruang dinyatakan memenuhi seluruh ketentuan. Dengan dasar ini, investor tinggal melanjutkan ke tahapan Perizinan Bangunan Gedung (PBG).
DPMPTSP memastikan pendampingan menyeluruh bagi investor, mulai dari konsultasi teknis hingga pemenuhan dokumen sebelum izin diterbitkan.
Dukungan ini juga ditegaskan setelah DPMPTSP melakukan kunjungan langsung ke PT EUP untuk melihat kesiapan perusahaan. Pemerintah menilai proyek hilirisasi CPO menjadi produk sabun memiliki potensi ekonomi besar dan prospek jangka panjang bagi Bontang.
“Investasi seperti ini bukan hanya menambah nilai produk, tapi juga membuka peluang kerja baru dan memperkuat struktur industri daerah. Kami ingin memastikan semuanya berjalan lancar tanpa hambatan administratif,” tegas Aspiannur.
Upaya percepatan perizinan ini sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong hilirisasi sebagai strategi penguatan industri. DPMPTSP mengambil peran aktif sebagai fasilitator investasi agar Bontang semakin kompetitif dan ramah bagi pelaku usaha.
“Kami berharap pabrik sabun ini menjadi contoh bagaimana sinergi pemerintah dan investor bisa menghasilkan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.”
Tidak ada komentar