Calon pelamar job fair melihat papan pengumuman hasil seleksi Job Fair 2026 Kota Bontang.MEMONESIA.COM, Bontang – Pencari kerja di Bontang tidak hanya ditawari lowongan pekerjaan dalam Job Fair 2026. Pemerintah juga membuka jalur pemagangan, pelatihan hingga sertifikasi sebagai alternatif bagi masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan.
Job Fair Bontang 2026 berlangsung 1–4 September 2026 di Gedung Serbaguna Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim (PKT). Sebanyak 29 perusahaan ambil bagian dengan total 417 kesempatan yang ditawarkan kepada masyarakat.
Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Bontang, Takdir Mannang, merinci 417 kesempatan tersebut terdiri atas 278 lowongan pekerjaan, 108 program pemagangan, 16 kesempatan pelatihan, dan 15 kesempatan sertifikasi.
Menurut Takdir, konsep Job Fair tahun ini sengaja tidak hanya diarahkan pada pertemuan antara perusahaan dan pencari kerja. Masyarakat yang belum terserap dunia kerja tetap diberikan ruang untuk meningkatkan kemampuan dan memperoleh pengalaman.
“Jadi di sini ada juga dibuka kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan mendapatkan pengalaman kerja,” ungkapnya, Selasa (1/9/2026).
Skema tersebut dinilai penting karena tidak semua pencari kerja dapat langsung memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Melalui pemagangan maupun pelatihan, peserta memiliki kesempatan membangun pengalaman sekaligus meningkatkan kompetensi sebelum kembali masuk ke pasar kerja.
Dari sisi pendaftaran, Disnaker Bontang juga mengubah pola pelamaran agar lebih praktis. Pencari kerja tidak perlu membawa berkas lamaran dalam bentuk fisik ke lokasi Job Fair.
“Seluruh dokumen pelamar bisa diunggah melalui aplikasi Teman Naker,” jelas Takdir.
Dokumen dan data pelamar selanjutnya sudah tersedia melalui sistem tersebut. Sementara aktivitas di lokasi lebih diarahkan pada pencarian informasi, konsultasi posisi, seleksi awal hingga wawancara dengan perusahaan.
Suasana Job Fair pun terlihat ramai sejak kegiatan berlangsung. Sejumlah stan perusahaan dipadati pencari kerja yang ingin mengetahui persyaratan posisi, mencocokkan kemampuan dengan kebutuhan perusahaan, hingga mencoba mengikuti tahapan wawancara awal.
Bagi pencari kerja, keberadaan 417 kesempatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk melihat bahwa jalur menuju pekerjaan tidak selalu harus dimulai dari lowongan. Pemagangan, pelatihan dan sertifikasi juga menjadi bagian dari proses membangun kompetensi agar lebih siap bersaing di dunia kerja.
Tidak ada komentar