Kelurahan Satimpo Paparkan Hasil Data Stunting, Siap Ikuti Lomba Desa Cantik 2026

Admin
7 Agu 2026 21:41
Bontang 0
2 menit membaca

BONTANG – Kelurahan Satimpo melaksanakan kegiatan Expose Hasil Data Stunting pada Rabu (5/8/2026), di Ruang Pertemuan Kelurahan Satimpo.

Kegiatan tersebut merupakan tahapan akhir penyusunan Dashboard Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), bertema stunting sebagai persiapan menghadapi Lomba Desa Cinta Statistik Tahun 2026.

Lurah Satimpo, Maryono, menghadiri kegiatan tersebut, bersama seluruh pegawai Kelurahan Satimpo, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Satimpo, mahasiswa KKN Angkatan ke-52 Universitas Mulawarman, serta tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang sebagai pembina Program Desa Cinta Statistik.

Maryono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pengumpulan, pengolahan, hingga penyusunan data stunting.

Menurutnya, data yang akurat dan berkualitas menjadi fondasi utama, dalam merumuskan kebijakan dan program penanganan stunting yang tepat sasaran.

“Melalui Program Desa Cinta Statistik, kita tidak hanya mempersiapkan diri untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga membangun budaya pemanfaatan data yang valid sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pembangunan, khususnya pada upaya percepatan penurunan stunting di Kelurahan Satimpo,” ujarnya.

Diketahui, Kelurahan Satimpo menjadi salah satu dari tiga kelurahan di Kota Bontang, yang dipercaya mewakili daerah dalam Lomba Desa Cinta Statistik Tahun 2026.

Melalui program tersebut, kelurahan berupaya menghadirkan data statistik yang valid, terintegrasi, dan mudah dipahami sebagai landasan dalam pengambilan keputusan pembangunan, terutama terkait percepatan penurunan stunting.

Penyusunan dashboard dilakukan melalui pendataan yang melibatkan kader dari tiga Posyandu di Kelurahan Satimpo.

Para kader mengisi kuesioner terhadap 48 anak yang terdata mengalami stunting berdasarkan hasil Operasi Timbang yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Nantinya data tersebut kemudian diolah menjadi informasi statistik, yang disajikan dalam bentuk dashboard interaktif sehingga mampu memberikan gambaran kondisi stunting di wilayah Kelurahan Satimpo secara lebih komprehensif,” jelasnya.

Seluruh hasil pengolahan data dipaparkan kepada peserta untuk memperoleh masukan, saran, dan penyempurnaan terhadap dashboard yang telah disusun.

Expose ini sekaligus menjadi tahap finalisasi sebelum dokumen dan bukti dukung dikirim sebagai persyaratan penilaian Lomba Desa Cinta Statistik yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Tim penyusun masih memiliki kesempatan melakukan penyempurnaan apabila ditemukan kekurangan pada dashboard maupun kelengkapan administrasi.

“Kami berharap hasil yang dicapai Satimpo tidak hanya menjadi dokumen pendukung lomba, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis data, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BPS, kader Posyandu, dan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting,” tandasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x