
BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menggelar pelatihan pembelajaran mendalam bagi guru agama tingkat SD se-Kota Bontang. Kegiatan berlangsung tiga hari, 10–12 November 2025, di Gedung Auditorium 3Dimensi, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru.
Pelatihan ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru agama melalui metode pembelajaran yang fokus pada pemahaman konsep dan penguatan karakter siswa. Disdikbud menilai pendekatan tersebut semakin relevan di tengah perubahan pola belajar anak yang kian terpapar teknologi.
Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abduh Safa Muha, menyebut pihaknya terus mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik, termasuk kemampuan mengoperasikan media digital sebagai bagian dari proses belajar.
“Kami ingin guru agama mampu mengembangkan pembelajaran yang adaptif dengan perkembangan zaman. Penguasaan media digital menjadi penting untuk memperkaya metode pengajaran berbasis pemahaman,” ujarnya.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, hadir di hari kedua kegiatan dan menegaskan pentingnya posisi guru agama dalam membentuk kecerdasan spiritual serta karakter siswa. Ia menilai guru agama memegang peran strategis untuk menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai moral.
“Guru agama punya peran penting dalam membangun kecerdasan spiritual, emosional, dan sosial anak. Di era digital seperti sekarang, pendidikan karakter harus semakin diperkuat,” tuturnya.
Ia juga menyoroti peran guru lintas agama yang turut memperkuat toleransi dan kebinekaan di sekolah, sehingga iklim belajar tetap harmonis.
Melalui pelatihan ini, diharapkan guru mampu menciptakan suasana belajar yang lebih bermakna, membangun karakter, serta meningkatkan daya saing siswa dalam aspek akademik maupun kepribadian.
“Sekali lagi saya tekankan pendidikan karakter sejak dini penting, terutama melalui keagamaan,” ucapnya.
Tidak ada komentar