Telan Biaya Ratusan Miliar, Pembangunan Pasar Tamrin hingga Pembagian Lapak Pedagang Belum Tuntas

Admin
25 Sep 2020 17:55
4 menit membaca

Pasar Taman Rawa Indah (prokal)

MEMONESIA.COM – Pembangunan pasar Rawa Indah – kini disebut pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) – sempat menjadi buah bibir masyarakat Bontang. Pengerjaan lama. Meski diresmikan namun penghuni lapak hingga kini belum jelas.

Pengerjaan pasar Tamrin harus terhenti 2014 silam. Setelah lahan pembangunan diklaim oleh warga saat pembangunan pasar masih berjalan sekitar 54 persen, dengan nilai anggaran untuk pekerjaan dan sejumlah material yang tersedia kala itu mencapai Rp 196 miliar.

Sempat mangkrak sekitar tiga tahun, kemudian pengerjaan dilanjutkan 2017. Hal tersebut menyusul dimenangkannya sengketa lahan pembangunan pasar oleh pemerintah, dari masyarakat yang mengaku memiliki hak atas tanah wilayah tersebut, di Mahkamah Agung (MA).

Kelanjutan pembangunan pasar menggunakan skema multiyears (tahun jamak) selama tiga tahun, melalui APBD Kota Bontang dan Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim.

Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp 2 miliar, untuk kelanjutan pembangunan tahap kedua. Anggaran tersebut diharapkan mampu menyelesaikan pembangunan fisik hingga 50 persen, dengan target pengerjaan 18 bulan.

Kontraktor Ditarget Rampungkan Pembangunan Pasar Tamrin Akhir 2019

Walaupun sempat tertunda 8 bulan di awal pengerjaan akibat masalah lahan, Pemkot Bontang tetap optimistis kontraktor mampu menyelesaikan proyek tepat waktu.Sesuai hasil kesepakatan antara pemerintah dan PT Sasmito, pembayaran proyek dilakukan bertahap dan lunas 2020.

Meski demikian, progres pengerjaan pasar sejak September 2018 hingga Maret 2019 baru mencapai 15 persen. PT Sasmito mengklaim proyek pembangunan dasar sudah rampung. Bulan berikutnya ditargetkan lantai satu bangunan pasar sudah mulai berdiri.

Selain masalah non-teknis kontraktor juga menemui kendala karena ketersedian konkrit terbatas. Maka perusahaan terpaksa mendatangkan alat dari Jawa untuk mendukung pengerjaan. Pun dengan tuntutan pemerintah, kontraktor meyakini pekerjaan rampung akhir 2019.

Demo dan Tuntutan Mahasiswa Usut Dugaan Korupsi Pasar Tamrin

Komunitas Pelajar Anti Korupsi  (KPAK) dan Aliansi Pemuda Kalimantan Timur (APKT) yang tergabung dalam Sentral Kajian Strategis Mahasiswa (SKS-Mahasiswa) meminta menuju kantor Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) 18 November 2019.

Dugaan penyelewengan dan mengubah pagu anggaran yang sudah ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD Kota Bontang, menjadi salah satu permintaan mahasiswa untuk segera diusut.

Menyusul,kumpulan massa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Peduli Pembangunan Kaltim (GKMPKT) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur, 3 Februari 2020. Puluhan pendemo menuntut Kejati Kaltim segera mengusut dugaan korupsi di proyek pembangunan pasar Tamrin.

Proyek senilai Rp 107 miliar tahun anggaran 2018 ini disinyalir ada praktik curang dalam penetapan pemenang tender. Pemenang tender proyek ini yakni kontraktor asal Surabaya, PT Sasmito. Perusahaan swasta itu menggulung BUMN yang turut ikut lelang mega proyek tersebut.

Mereka mendesak Kejati Kaltim segera mengungkap dugaan korupsi di balik penunjukan proyek ini. Bahkan Pemkot Bontang diduga tak memberikan sanksi kepada kontraktor atas keterlambatan pekerjaan.

Pemkot Bontang Klarifikasi Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Tamrin

21 November 2019 lalu, dugaan korupsi pembangunan pasar Tamrin yang dilaporkan oleh sekelompok mahasiswa diklarifikasi Pemkot Bontang. Dari data yang dia beberkan sekaligus menegaskan tidak ada persengkokolan atau penyelewengan bahkan permainan dalam pelaksanaan pelelangan pembangunan pasar Tamrin.

November 2017 pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) melakukan lelang pertama pembangunan pasar Tamrin. Namun Desember 2017 dilakukan pelelangan ulang. Karena nilainya besar dan kompleks, yakni senilai Rp 100 milyar lebih sehingga dilakukan tahap pra kualifikasi.

Pada lelang pertama pembangunan pasar Tamrin tahap pra kualifikasi tidak ada yang lulus karena kurangnya persyaratan. Saat melakukan pelelangan ulang tahap pra kualifikasi dengan menggunakan metode sistem nilai.

Dari 4 penawar dengan harga perkiraan sendiri (HPS) senilai Rp 100.777.968.000 didapatkan dengan nilai terbaik  98,05 yaitu PT Sasmito, dengan harga penawar terbaik yaitu Rp 90.851.927.000.

Saat itu PT Sasmito justru bersaing dengan tiga perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain, yaitu PT Nindya Karya, PT Hutama Karya, dan PT Brantas. Dari pelelangan itu terjadi efisiensi dari nilai HPS sebesar 9,85 persen atau Rp 9.926.410.000 yang jika dibulatkan senilai Rp 10 Miliar.

Peresmian Hingga Pembagian Lapak Pedagang

Meski peresmian pasar empat lantai itu telah dilakukan, namun masalah pembagian lapak pedagang hingga kini belum tuntas. Padahal proses pengundian sudah berlangsung. Masih ada penolakan dari pedagang sembako ditempatkan di lantai III bangunan baru.

Alasannya sulit mobilisasi. Menapak tangga ke lantai III memang sulit. Apalagi barang dagangan penjual tak sedikit. Ada ratusan pedagang sembako. Total 332 pedagang. Mereka tak terima keputusan penempatan lapak. Dengan begitu, kondisi Pasar Tamrin saat ini masih sepi pedagang.

Plafon Pasar Tamrin Dua Kali Ambruk

Pada 11 September 2020 lalu, plafon di lantai 4 pasar ambruk akibat hujan deras disertai angin kecang. Sementara di lantai 4 A, plafon juga ambruk. Meski tidak separah di lantai 4.

Tak sampai disitu, 23 September lagi-lagi kembali ambruk. Walau demikian, kontraktor mengklaim jika itu sengaja dilakukan untuk kemudian diganti dengan material yang baru. (redaksi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

cuaca 228000590

cuaca 228000591

cuaca 228000592

cuaca 228000593

cuaca 228000594

cuaca 228000595

cuaca 228000596

cuaca 228000597

cuaca 228000598

cuaca 228000599

cuaca 228000600

cuaca 228000601

cuaca 228000602

cuaca 228000603

cuaca 228000604

cuaca 228000605

cuaca 228000606

cuaca 228000607

cuaca 228000608

cuaca 228000609

cuaca 228000610

cuaca 228000611

cuaca 228000612

cuaca 228000613

cuaca 228000614

cuaca 228000615

cuaca 228000616

cuaca 228000617

cuaca 228000618

cuaca 228000619

cuaca 228000620

cuaca 228000621

cuaca 228000622

cuaca 228000623

cuaca 228000624

cuaca 228000625

cuaca 228000626

cuaca 228000627

cuaca 228000628

cuaca 228000629

cuaca 228000630

cuaca 228000631

cuaca 228000632

cuaca 228000633

cuaca 228000634

cuaca 228000635

cuaca 228000636

cuaca 228000637

cuaca 228000638

cuaca 228000639

cuaca 228000640

cuaca 228000641

cuaca 228000642

cuaca 228000643

cuaca 228000644

cuaca 228000645

cuaca 228000646

cuaca 228000647

cuaca 228000648

cuaca 228000649

cuaca 228000650

info 328000526

info 328000527

info 328000528

info 328000529

info 328000530

info 328000531

info 328000532

info 328000533

info 328000534

info 328000535

info 328000536

info 328000537

info 328000538

info 328000539

info 328000540

info 328000541

info 328000542

info 328000543

info 328000544

info 328000545

info 328000546

info 328000547

info 328000548

info 328000549

info 328000550

info 328000551

info 328000552

info 328000553

info 328000554

info 328000555

info 328000556

info 328000557

info 328000558

info 328000559

info 328000560

berita 428011421

berita 428011422

berita 428011423

berita 428011424

berita 428011425

berita 428011426

berita 428011427

berita 428011428

berita 428011429

berita 428011430

berita 428011431

berita 428011432

berita 428011433

berita 428011434

berita 428011435

berita 428011436

berita 428011437

berita 428011438

berita 428011439

berita 428011440

berita 428011441

berita 428011442

berita 428011443

berita 428011444

berita 428011445

berita 428011446

berita 428011447

berita 428011448

berita 428011449

berita 428011450

berita 428011451

berita 428011452

berita 428011453

berita 428011454

berita 428011455

berita 428011456

berita 428011457

berita 428011458

berita 428011459

berita 428011460

kajian 638000002

kajian 638000003

kajian 638000004

kajian 638000005

kajian 638000006

kajian 638000007

kajian 638000008

kajian 638000009

kajian 638000010

kajian 638000011

kajian 638000012

kajian 638000013

kajian 638000014

kajian 638000015

kajian 638000016

kajian 638000017

kajian 638000018

kajian 638000019

kajian 638000020

kajian 638000021

kajian 638000022

kajian 638000023

kajian 638000024

kajian 638000025

kajian 638000026

kajian 638000027

kajian 638000028

kajian 638000029

kajian 638000030

kajian 638000031

kajian 638000032

kajian 638000033

kajian 638000034

kajian 638000035

kajian 638000036

kajian 638000037

kajian 638000038

kajian 638000039

kajian 638000040

article 788000001

article 788000002

article 788000003

article 788000004

article 788000005

article 788000006

article 788000007

article 788000008

article 788000009

article 788000010

article 788000011

article 788000012

article 788000013

article 788000014

article 788000015

article 788000016

article 788000017

article 788000018

article 788000019

article 788000020

article 788000021

article 788000022

article 788000023

article 788000024

article 788000025

article 788000026

article 788000027

article 788000028

article 788000029

article 788000030

news-1701