Proses pendaftaran siswa di SMPN 2 Bontang. (Foto: Nur/Memonesia.com)BONTANG – SMP Negeri 2 Kota Bontang resmi menerima sebanyak 280 siswa pada ajaran tahun ajaran 2025/2026, setelah mengikuti rangkaian Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Waka Kurikulum SMP Negeri 2 Kota Bontang, Jumadi mengatakan bahwa seluruh jalur terpenuhi, kecuali jalur mutasi. Sesuai rombongan belajar (rombel) yang lulus, pihaknya membuka delapan rombel.
“Masing-masing kelas berisi 35 siswa. Untuk pesisir, kami ada satu, lalu inklusi, kami menerima enam orang,” sebutnya, Rabu (25/6/2025).
Ia menjelaskan, penerimaan siswa inklusi sesuai arahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, pasca dilakukan tes kepada anak-anak disabilitas tersebut.
Jumadi mengungkapkan bahwa sekolahnya paling banyak menerima siswa inklusi. Adapun kategori disabilitas keenam siswa inklusi tersebut adalah disabilitas non-fisik.
“Sekolah kami memang ditunjuk oleh Disdikbud, mungkin karena fasilitas yang menunjang, lebih dekat dengan domisili, dan anak-anak yang mau di sini,” sebutnya.
Saat ini, siswa baru belum melakukan pengukuran seragam dan sepatu gratis. Nantinya, hal itu akan dilakukan bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2025 mendatang.
Seperti sebelumnya saat mengukur siswa lama, pihak penjahit dari LPK Bintang Anugrah, di Jalan Ir H Juanda, akan datang ke sekolah untuk mengukur para peserta didik baru.
“Biar selesai semua daftar ulangnya, jadi nanti pas MPLS baru diukur. Sedangkan siswa kelas 8 dan 9 sudah diukur, dengan total kelas 8 ada 254 siswa dan kelas 9 ada 253 siswa,” tandasnya. (Adv)
Tidak ada komentar