Kepala SMPN 1 Bontang, Riyanto.BONTANG – SMP Negeri 1 Bontang menegaskan perlunya peningkatan sistem pengawasan dengan memperbarui dan menambah perangkat CCTV di seluruh area sekolah. Langkah ini dinilai krusial untuk memantau aktivitas siswa secara lebih efektif sekaligus mengantisipasi potensi terjadinya tindakan perundungan.
Kepala SMPN 1 Bontang, Riyanto, mengatakan sekolah sebenarnya telah memiliki beberapa unit CCTV, namun jumlah dan kondisinya belum memadai untuk menunjang kebutuhan pengawasan.
“Kami punya CCTV, tetapi sangat terbatas dan sudah lama. Beberapa kamera juga tidak optimal lagi sehingga memang perlu diperbarui,” ujarnya, Selasa (24/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan pengawasan semakin mendesak karena jumlah pelajar mencapai 855 siswa dengan 25 rombongan belajar, sementara tenaga pendidik dan pengawas sekolah tidak dapat menjangkau seluruh titik aktivitas siswa.
“Guru tidak bisa selalu berada di setiap sudut sekolah. Dengan CCTV, kami bisa memantau aktivitas siswa secara real time, mengurangi celah terjadinya pelanggaran, dan meningkatkan rasa aman di lingkungan sekolah,” terangnya.
Riyanto juga menyinggung kembali pesan yang sebelumnya disampaikan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Menurut Wali Kota, fasilitas pengawasan seperti CCTV sangat membantu sekolah dalam mencegah tindak bullying maupun kejadian yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental siswa.
Wali Kota menekankan pentingnya sekolah menghadirkan lingkungan belajar yang aman serta memiliki sistem pengawasan yang mampu mendeteksi perilaku menyimpang sejak dini.
“Pesan Ibu Wali Kota sangat jelas, bahwa pengawasan harus diperkuat untuk mencegah hal-hal yang merugikan siswa. Dengan adanya CCTV, kami bisa lebih cepat mengetahui jika terjadi sesuatu, termasuk indikasi bullying,” katanya.
Tidak ada komentar