PLN Kembali Jadwalkan Pemadaman Listrik Bergilir di Bontang, Puluhan Kawasan Terdampak

Admin
3 Jul 2026 11:16
Bontang 0
2 menit membaca

BONTANG – Warga Bontang kembali diminta bersiap menghadapi pemadaman listrik terjadwal. PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bontang Kota mengumumkan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah pada Jumat (3/7/2026), mulai pukul 12.00 hingga 15.00 Wita.

Pemadaman dilakukan sebagai langkah pengaturan sistem setelah terjadi gangguan teknis pada salah satu komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU). Gangguan tersebut memengaruhi pasokan daya sehingga PLN harus melakukan manajemen beban untuk menjaga sistem kelistrikan tetap stabil.

Pelaksana Harian (Plh) Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Bontang, Annisa Nabiha, mengatakan kebijakan tersebut diambil agar gangguan tidak berdampak lebih luas terhadap jaringan kelistrikan.

“Sehubungan dengan adanya gangguan teknis pada komponen PLTGU yang berdampak pada pasokan daya sistem, PLN melakukan pengaturan operasi kelistrikan guna menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan,” ujarnya.

Sejumlah kawasan yang masuk dalam jadwal penghentian pasokan listrik meliputi Jalan Piere Tendean, Jalan Awang Long, Jalan Boulevard, Jalan Basalt, Jalan Patimura, Jalan KS Tubun, Rusunawa, Pasar Rawa Indah, kawasan Atletik, Bontang Kuala, Jalan Koi, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Pelabuhan, sebagian Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, Jalan Pencak Silat, Jalan Kalimantan, Jalan Sulawesi, Jalan Flores, Jalan Tidore, Jalan Samosir, Jalan Maluku, kawasan KCY, hingga sejumlah perkantoran di ruas jalan tersebut.

PLN memastikan proses penanganan gangguan terus dilakukan dengan mengerahkan personel teknis agar pasokan listrik dapat dipulihkan secepat mungkin.

Meski demikian, perusahaan mengingatkan bahwa jadwal pemadaman masih bersifat dinamis. Durasi maupun cakupan wilayah dapat berubah sesuai perkembangan perbaikan sistem dan kondisi pasokan daya di lapangan.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi aktivitas yang bergantung pada listrik selama periode pemadaman serta menggunakan peralatan elektronik secara bijak setelah aliran listrik kembali normal.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Jika ada perubahan jadwal, akan kami informasikan kembali,” tutup Annisa. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x