slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77
slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77

Jembatan Bailey Desa Sekerat, Resmi Difungsikan

Arsyad
24 Jul 2023 11:04
3 menit membaca

KUTIM – Pembangunan infrastruktur di wilayah Kutai Timur (Kutim) terus digeber, baik menggunakan anggaran daerah ataupun dengan dana CSR (corporate social responsibility) perusahaan. Terbaru, Minggu (23/7/2023), Jembatan Bailey CSR dari PT Kobexindo Cement yang terletak di Dusun Sekurau, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon diresmikan langsung oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman didampingi Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Muhammad Arifin.

Usai meresmikan, Ardiansyah Sulaiman mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada pihak Kobexindo Cement yang telah memberikan CSR melalui pembangunan jembatan untuk masyarakat Desa Sekerat.

“Di bulan Agustus ke depan, insyaallah Kobexindo sudah mulai beroperasi dengan investasi 1 miliar US dollar. Ini luar biasa,” kata Ardiansyah.

Saat ini informasi dari BKPM, Kutim memiliki investasi yang patut diacungi jempol. Naik hingga 100 persen dari 2021 berjumlah Rp 3 triliun, sedangkan 2022 mencapai Rp 9 triliun. Kemudian masuk 2023 sudah melebihi dari Rp 12 triliun. Artinya kalau digabungkan dengan Rp 16 triliun jadi sangat luar biasa. Bisa jadi investasi daerah yang tertinggi di Kaltim.

“Tetapi disisi lain, kita berharap dimana pun ada investasi. Di situ ada multiplier effect yang diterima oleh masyarakat,” urainya.

Salah satu contoh, Kobexindo yang beririsan langsung kawasan desa wisata. Diketahui wisata di Indonesia memberikan kontribusi devisa negara yang besar, setelah sawit dan tambang serta sebagainya.

“Oleh karena itu, tidak terlalu tinggi kalau bupati meminta Kobexindo memikirkan 2 desa yang beririsan langsung dengan perusahaan. Yakni Desa Sekerat dan Selangkau. Karena 2 desa itu berkontribusi memberikan pendapat daerah yang luar biasa dari sisi pariwisata,” ucapnya.

Untuk saat ini, yang sudah diwujudkan adakah infrastruktur jalan dan jembatan. Ia berharap desa Selangkau juga diperhatikan oleh perusahaan di sisi infrastruktur untuk mendukung pariwisata.

“Daerah Sekarat ini penuh dengan peninggalan dan lokasi bersejarah oleh Kerajaan Kutai. Oleh karena itu apabila Kobexindo Cement sudah beroperasi, bisa membantu Kutim pada umumnya, khususnya Desa Sekerat dalam melestarikan pusat sejarah budaya yang ada,” tegasnya dihadapan Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan, Plt Asisten Admun Didi Herdiansyah, Camat Bengalon Suharman, Kades Sekerat Sunan Dhika, jajaran staf Kobexindo Cement, tokoh masyarakat, tokoh agama dan undangan lainnya.

Sebelumnya, General Manajer PT Kobexindo Cement Mr Lai Weipeng menyampaikan Kobexindo Cement adalah perusahaan asal Tiongkok yang beroperasi di sini dari 2019. Sejak saat itu pihaknya menerima dukungan besar dari pemerintah pusat, Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim.

“Investasi dari nilai proyek ini mencapai 1 miliar US dollar. Dengan pembangunan pabrik semen berkapasitas 8 juta ton per tahun di tahap pertama dan dioperasikan di bulan Agustus mendatang. Serta proses kontruksi sudah berjalan lancar,” terangnya.

Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih berkat dukungan semua pihak perusahaan yang dia pimpin sudah dapat beroperasi.

“Pendirian pabrik ini dapat mengubah sejarah Kabupaten Kutim yang sebelumnya tidak memiliki pabrik semen. Kini menyediakan kualitas semen yang tinggi dan harga terjangkau. Kemudian mendukung pembangunan IKN dan Kutim,” imbuhnya.

Ia mengatakan tahun lalu jua pihaknya telah memperluas akses jalan sejauh 15 kilometer dan hari ini menyelesaikan pembangunan jembatan bailey.

“Jadi hari ini adalah hari penting bagi kami, untuk membuktikan bahwa Kobexindo Cement adalah perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial. Kami pun berkomitmen untuk melakukan banyak hal dan manfaat bagi masyarakat setempat. Termasuk kondisi transportasi di wilayah ini,” bebernya.

Melalui jembatan ini, pihaknya ingin memperkuat dan memperlancar akses antara perusahaan dengan Pemkab Kutim, di wilayah Bengalon desa sekitar. Sehingga dapat bersatu erat bersama-sama memajukan perekonomian daerah serta membangun daerah ini menjadi yang lebih baik.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

invoice 00001

invoice 00002

invoice 00003

invoice 00004

invoice 00005

invoice 00006

invoice 00007

invoice 00008

invoice 00009

invoice 00010

invoice 00011

invoice 00012

invoice 00013

invoice 00014

invoice 00015

invoice 00016

invoice 00017

invoice 00018

invoice 00019

invoice 00020

invoice 00021

invoice 00022

invoice 00023

invoice 00024

invoice 00025

invoice 00026

invoice 00027

invoice 00028

invoice 00029

invoice 00030

article 2000001

article 2000002

article 2000003

article 2000004

article 2000005

article 2000006

article 2000007

article 2000008

article 2000009

article 2000010

article 2000011

article 2000012

article 2000013

article 2000014

article 2000015

article 2000016

article 2000017

article 2000018

article 2000019

article 2000020

article 2000021

article 2000022

article 2000023

article 2000024

article 2000025

article 2000026

article 2000027

article 2000028

article 2000029

article 2000030

pusdataru 00001

pusdataru 00002

pusdataru 00003

pusdataru 00004

pusdataru 00005

pusdataru 00006

pusdataru 00007

pusdataru 00008

pusdataru 00009

pusdataru 00010

pusdataru 00011

pusdataru 00012

pusdataru 00013

pusdataru 00014

pusdataru 00015

pusdataru 00016

pusdataru 00017

pusdataru 00018

pusdataru 00019

pusdataru 00020

pusdataru 00021

pusdataru 00022

pusdataru 00023

pusdataru 00024

pusdataru 00025

pusdataru 00026

pusdataru 00027

pusdataru 00028

pusdataru 00029

pusdataru 00030

article 00000001

article 00000002

article 00000003

article 00000004

article 00000005

article 00000006

article 00000007

article 00000008

article 00000009

article 00000010

article 00000011

article 00000012

article 00000013

article 00000014

article 00000015

article 00000016

article 00000017

article 00000018

article 00000019

article 00000020

article 00000021

article 00000022

article 00000023

article 00000024

article 00000025

article 00000026

article 00000027

article 00000028

article 00000029

article 00000030

pemohonan 000001

pemohonan 000002

pemohonan 000003

pemohonan 000004

pemohonan 000005

pemohonan 000006

pemohonan 000007

pemohonan 000008

pemohonan 000009

pemohonan 000010

pemohonan 000011

pemohonan 000012

pemohonan 000013

pemohonan 000014

pemohonan 000015

pemohonan 000016

pemohonan 000017

pemohonan 000018

pemohonan 000019

pemohonan 000020

pemohonan 000021

pemohonan 000022

pemohonan 000023

pemohonan 000024

pemohonan 000025

pemohonan 000026

pemohonan 000027

pemohonan 000028

pemohonan 000029

pemohonan 000030

artikel 000000061

artikel 000000062

artikel 000000063

artikel 000000064

artikel 000000065

artikel 000000066

artikel 000000067

artikel 000000068

artikel 000000069

artikel 000000070

artikel 000000071

artikel 000000072

artikel 000000073

artikel 000000074

artikel 000000075

artikel 000000076

artikel 000000077

artikel 000000078

artikel 000000079

artikel 000000080

artikel 000000081

artikel 000000082

artikel 000000083

artikel 000000084

artikel 000000085

artikel 000000086

artikel 000000087

artikel 000000088

artikel 000000089

artikel 000000090

pengadilan 000031

pengadilan 000032

pengadilan 000033

pengadilan 000034

pengadilan 000035

pengadilan 000036

pengadilan 000037

pengadilan 000038

pengadilan 000039

pengadilan 000040

pengadilan 000041

pengadilan 000042

pengadilan 000043

pengadilan 000044

pengadilan 000045

pengadilan 000046

pengadilan 000047

pengadilan 000048

pengadilan 000049

pengadilan 000050

pengadilan 000051

pengadilan 000052

pengadilan 000053

pengadilan 000054

pengadilan 000055

pengadilan 000056

pengadilan 000057

pengadilan 000058

pengadilan 000059

pengadilan 000060

pengadilan 000061

pengadilan 000062

pengadilan 000063

pengadilan 000064

pengadilan 000065

pengadilan 000066

pengadilan 000067

pengadilan 000068

pengadilan 000069

pengadilan 000070

pengadilan 000071

pengadilan 000072

pengadilan 000073

pengadilan 000074

pengadilan 000075

pengadilan 000076

pengadilan 000077

pengadilan 000078

pengadilan 000079

pengadilan 000080

sport 00011

sport 00012

sport 00013

sport 00014

sport 00015

sport 00016

sport 00017

sport 00018

sport 00019

sport 00020

sport 00021

sport 00022

sport 00023

sport 00024

sport 00025

sport 00026

sport 00027

sport 00028

sport 00029

sport 00030

sport 00031

sport 00032

sport 00033

sport 00034

sport 00035

perkara 0000031

perkara 0000032

perkara 0000033

perkara 0000034

perkara 0000035

perkara 0000036

perkara 0000037

perkara 0000038

perkara 0000039

perkara 0000040

perkara 0000041

perkara 0000042

perkara 0000043

perkara 0000044

perkara 0000045

perkara 0000046

perkara 0000047

perkara 0000048

perkara 0000049

perkara 0000050

perkara 0000051

perkara 0000052

perkara 0000053

perkara 0000054

perkara 0000055

perkara 0000056

perkara 0000057

perkara 0000058

perkara 0000059

perkara 0000060

perkara 0000061

perkara 0000062

perkara 0000063

perkara 0000064

perkara 0000065

perkara 0000066

perkara 0000067

perkara 0000068

perkara 0000069

perkara 0000070

perkara 0000071

perkara 0000072

perkara 0000073

perkara 0000074

perkara 0000075

perkara 0000076

perkara 0000077

perkara 0000078

perkara 0000079

perkara 0000080

news-1701