
KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) Leni Anggraeni meminta seluruh kepala desa di wilayah daerah pemilihan (Dapil) 4 untuk melakukan pendataan dearah-daerah yang belum teraliri listrik dan air bersih.
Diketahui, Dapil 4 terdiri dari Kecamatan Sangkulirang, Kaliorang, Kaubun, Karangan dan Sandaran.
Hal itu, ia sampaikan usai melakukan peninjauan selama 3 hari di wilayah Dapil 4 tersebut. Ia mengaku masih banyak mendapati daerah yang belum teraliri listrik dan air dengan baik.
“Mereka hanya menikmati fasilitas listrik hanya sampai pukul 10.00 malam,” kata dia, kepada awak media, belum lama ini.
Bahkan, Leni meyakini masih banyak pula daerah-daerah pelosok lainnya yang belum sama sekali merasakan suplai listrik dan air bersih. Dengan demikian, ia meminta kepada seluruh kepala desa, khususnya di wilayah pelosok, untuk segera mendata daerah-daerah yang belum teraliri listrik dan air.
Melalui data tersebut, dapat menjadi dasar Pemerintah maupun Lembaga Legislasi merumuskan kebijakan serta program yang dapat mendukung pemerataan di wilayah pelosok. Termasuk pemerataan fasilitas listrik dan air.
“Tentunya kita harus ada data terlebih dahulu setelah itu para perwakilan rakyat dari dapil masing-masing sedikit tidaknya harus sama sama berpartisipasi juga dalam hal ini.” Kata dia.
Ditengah kemajuan zaman yang pesat ini, Leni menyampaikan rasa prihatin terhadap wilayah pelosok yang belum tersentuh kemajuan teknologi. Maka dari itu, ia berkomitmen akan terus mengawal proses pemertaan pembangunan di Kutai Timur.
“Untuk pemerintahan desa, kalau bisa secepatnya masukkan datanya, desa-desa mana saja yang belum terkena dampak listrik agar kami bisa proses secepatnya, Insyaa Allah” pungkasnya.
Tidak ada komentar