40 Klub Trail Serbu Kubar, JAM Series 6 Jadi Ajang Promosi Wisata dan Bantu Warga

Admin
18 Jul 2026 14:22
2 menit membaca

SENDAWAR – Ratusan rider dari 40 klub trail memadati Kampung Linggang Melapeh, Kecamatan Linggang Bigung, Sabtu (18/7/2026). Mereka datang bukan untuk mengejar podium, melainkan menjajal keindahan alam Kutai Barat melalui Jelajah Alam Melapeh (JAM) Series 6 yang kembali digelar sebagai bagian dari Festival Luuq Melapeh 2026.

Peserta berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, seperti Samarinda, Balikpapan, Tenggarong, Ibu Kota Nusantara (IKN), Mahakam Ulu, hingga Kutai Barat sebagai tuan rumah. Antusiasme tersebut menegaskan JAM telah berkembang menjadi salah satu agenda otomotif yang mampu menarik komunitas trail dari berbagai wilayah.

Ketua Panitia JAM Series 6, Mario Riadi, mengatakan konsep kegiatan tahun ini tetap mengedepankan fun adventure, sehingga peserta dapat menikmati keindahan alam tanpa mengesampingkan faktor keselamatan.

“Ini bukan ajang balapan. Kami ingin seluruh peserta menikmati jalur sambil tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan panitia,” ujarnya.

Rute yang disiapkan membawa peserta melintasi Kampung Linggang Melapeh, Linggang Melapeh Baru, sebagian wilayah Linggang Bigung Baru, hingga kembali finis di kawasan wisata. Jalur yang dilalui pun cukup beragam, mulai dari jalan aspal, perkebunan warga, aliran sungai, perbukitan, hingga kawasan perusahaan.

Mario menjelaskan, seluruh peserta diwajibkan menjaga ketertiban, terutama saat iring-iringan awal yang mendapat pengawalan dari Dinas Perhubungan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.

Tak hanya menjadi ajang menyalurkan hobi, JAM Series 6 juga membawa misi sosial. Bersama komunitas trail, panitia menyalurkan 21 paket sembako kepada warga yang membutuhkan, terdiri dari 14 paket untuk Kampung Linggang Melapeh dan tujuh paket bagi warga Linggang Melapeh Baru.

Selain itu, kegiatan ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi wisata alam serta produk unggulan masyarakat setempat kepada para peserta yang datang dari berbagai daerah.

Panitia berharap pengalaman para rider selama menjelajahi kawasan Linggang Melapeh dapat menjadi promosi positif sehingga semakin banyak wisatawan tertarik berkunjung ke Kutai Barat.

Sementara itu, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin yang membuka kegiatan tersebut mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama selama mengikuti jelajah alam.

Ia juga meminta para rider menjaga sportivitas, mematuhi seluruh aturan panitia, serta ikut menjaga kelestarian lingkungan agar keindahan alam Kutai Barat tetap terpelihara.

Menurut Frederick, kegiatan seperti JAM Series tidak hanya memperkuat silaturahmi antarkomunitas trail, tetapi juga mampu mendongkrak sektor pariwisata dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan. (Adv/Diskominfo Kubar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x