SEPAK BOLA

Tim Muda Milan Makin Menjanjikan

Tiga pencetak gol Milan dalam laga melawan Sparta Praha. (Foto: REUTERS/Daniele Mascolo)

AC Milan baru saja memenangkan laga keduanya dalam penyisihan Grup H Liga Europa melawan Sparta Praha. Pertandingan yang digelar di stadion San Siro itu berakhir dengan skor 3-0. Gol-gol Rossoneri diciptakan oleh Brahim Diaz (menit ’24), Rafael Leao (’57), dan Diogo Dalot (’66). Milan bisa saja unggul lebih besar andai Zlatan Ibrahimovic tidak gagal mengeksekusi penalti.

Hal yang menarik adalah para pencetak gol Milan dalam laga itu. Baik, Diaz, Leao, dan Dalot adalah pemain yang lahir pada tahun 1999. Hal ini membuat Milan menorehkan rekor langka. Menurut catatan Opta, AC Milan adalah tim pertama yang mencetak gol dengan tiga pemain berbeda yang lahir setelah 1/1/1999 dalam pertandingan Liga Europa / Liga Champions.

AC Milan memang telah berubah. Milan yang dulu dikenal sebagai gudang para veteran, kini memiliki komposisi pemain yang dihuni banyak anak muda. Saat ini mereka merupakan tim termuda di Eropa dengan rata-rata usia pemain 23.6 tahun. Meski memiliki komposisi banyak pemain muda, Milan justru melaju kencang. Mereka tidak terkalahkan dalam 23 pertandingan. Hasilnya, mereka memuncaki klasemen Serie A Italia dan Grup H Liga Europa.

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, merasa beruntung memiliki banyak pemain muda di dalam skuadnya. “Penampilan bagus, saya beruntung melatih banyak pemain muda,” ujar Pioli sebagaimana dilansir Sport Mediaset setelah laga melawan Sparta Praha.

Pioli mengaku, dengan perkembangan yang terjadi di timnya sekarang, dia akan kesulitan memilih pemain untuk diturunkan. “Malam ini saya senang dengan semua pemain. Dan semakin kami maju, semakin sulit saya memilih pemain yang diturunkan jika mereka semua bermain dengan baik. Saya cukup beruntung memiliki pemain cerdas dengan level teknis yang sangat baik.” tututnya.

Dalam lansiran Corriere dello Sport, musim ini Pioli telah menurunkan 24 dari 27 pemain yang ada di skuadnya. Pioli mengaku senang dengan hasil kerja semua tim. “Mereka bekerja dengan kekompakan luar biasa, mencoba memberikan yang terbaik. Kami memiliki skuad yang besar, ingin mengetahui lebih banyak apa yang bisa mereka berikan, dan berusaha memanfaatkannya,” bebernya. (rhm)

.
Comments

POPULER

To Top