HUT ke-244 Tenggarong, Pemkab Kukar Soroti Peran Kota sebagai Wajah Daerah

Admin
28 Sep 2026 17:19
2 menit membaca

MEMONESIA.COM, Tenggarong — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menempatkan Tenggarong sebagai wajah daerah yang turut mencerminkan kondisi Kabupaten Kukar secara keseluruhan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-244 Kota Tenggarong, Senin (28/9/2026).

Aulia mengatakan, pembangunan Kukar mencakup 20 kecamatan dengan karakteristik yang berbeda. Namun, sebagai ibu kota kabupaten, kondisi Tenggarong turut membentuk pandangan masyarakat terhadap Kukar.

“Kutai Kartanegara bukan hanya Tenggarong. Ada 20 kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Akan tetapi, Tenggarong adalah etalase atau wajah Kutai Kartanegara,” ujar Aulia.

Menurutnya, pembangunan Tenggarong perlu mencerminkan kualitas daerah. Hal tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga pelayanan publik, kehidupan masyarakat, kebersihan, budaya, serta keramahan warga.

Aulia menilai penataan kota perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kehidupan masyarakat. Di sisi lain, karakter budaya yang menjadi bagian dari sejarah Kukar juga perlu tetap dipertahankan.

Dalam kesempatan tersebut, Aulia turut menyoroti kondisi ruang fiskal daerah yang terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran. Kondisi itu membuat pemerintah daerah perlu lebih cermat dalam menentukan program dan kegiatan yang menjadi prioritas.

“Efisiensi anggaran bukan berarti efisiensi semangat pembangunan bersama masyarakat,” katanya.

Menurut Aulia, keterbatasan anggaran perlu dihadapi melalui kekompakan antara pemerintah dan masyarakat. Perbedaan pandangan dalam proses pembangunan dinilai sebagai hal yang wajar dan perlu diselesaikan melalui komunikasi.

Keterlibatan masyarakat, lanjutnya, diperlukan karena pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada program pemerintah. Partisipasi masyarakat menjadi bagian dari upaya agar pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

“Ketika kita sudah kompak, kita bergerak bersama dan insyaallah kita akan memberikan dampak yang sebesar-besarnya untuk warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara,” pungkasnya.

Pesan tersebut disampaikan dalam momentum HUT ke-244 Kota Tenggarong yang mengusung tema “Manunggal Raja Bersama Rakyatnya, Raja Menjunjung Rakyatnya”.

Tema tersebut menjadi bagian dari momentum peringatan hari jadi Tenggarong sekaligus menempatkan hubungan pemerintah dan masyarakat sebagai salah satu unsur dalam pelaksanaan pembangunan daerah. (Adv/Ns)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x