Sekda Kukar, Sunggono.
MEMONESIA.COM, Tenggarong – Persiapan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah mencapai lebih dari 80 persen. Namun, pemerintah daerah masih mengevaluasi sejumlah lokasi lomba dan bazar UMKM, sementara jumlah kontingen Kukar diperkirakan mendekati 1.200 orang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, Sunggono, mengatakan persiapan secara konseptual telah berjalan cukup jauh. Meski demikian, sejumlah kebutuhan teknis masih perlu dimatangkan dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi LPTQ Kukar di Gedung Sekretariat LPTQ Kukar, Kamis (15/10/2026). Pertemuan tersebut mengevaluasi laporan setiap bidang sekaligus menyelaraskan rencana penyelenggaraan MTQ.
Salah satu hal yang masih dikaji ialah penggunaan gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar sebagai lokasi lomba. Opsi tersebut perlu dipertimbangkan kembali karena gedung itu berpotensi digunakan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Desember mendatang.
Panitia juga membahas lokasi bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Arbizz Space menjadi salah satu alternatif tempat bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk selama kegiatan berlangsung.
“Jadi, hari ini kita menyamakan persepsi, menggali informasi, dan menyesuaikan berbagai perubahan yang ada agar pada saatnya kegiatan MTQ terlaksana sesuai dengan harapan kita semua,” jelas Sunggono.
Di sisi keikutsertaan, LPTQ Kukar memastikan kontingen daerah mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan. Namun, jumlah peserta yang akan diberangkatkan masih dihitung dengan mempertimbangkan beberapa alternatif pada setiap cabang.
“Kita pastikan kontingen Kukar mengikuti semua cabang lomba yang ada. Untuk jumlah peserta masih terus kami hitung karena ada beberapa alternatif yang sedang dipertimbangkan,” ungkapnya.
Berdasarkan perhitungan sementara, jumlah kontingen Kukar diperkirakan mendekati 1.200 orang. Angka tersebut belum final karena proses penghitungan masih berlangsung.
Sunggono mengatakan perkembangan persiapan akan dilaporkan secara menyeluruh kepada Bupati Kukar setelah kebutuhan penyelenggaraan dimatangkan. Selama ini, laporan progres telah disampaikan secara berkala.
“Yang terpenting, seluruh persiapan harus dimatangkan dengan baik, setiap bidang harus terus berkoordinasi, dan berbagai kendala yang muncul perlu segera dicarikan solusinya agar pelaksanaan MTQ nanti dapat berjalan lancar sesuai harapan kita bersama,” pungkasnya. (Adv/Ns)
Tidak ada komentar