Lorong antar kelas di SMPN 1 Bontang dilengkapi CCTV pengawas. Foto (Nur/Memonesia)BONTANG – Sistem pengawasan di SMP Negeri 1 Kota Bontang dipastikan berjalan maksimal setelah lingkungan sekolah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV di berbagai sudut area.
Kepala SMPN 1 Bontang, Riyanto, mengatakan ketersediaan CCTV di sekolahnya sudah sangat memadai, bahkan sebelum adanya tambahan bantuan dari pemerintah daerah.
Diketahui, setiap SMP negeri di Kota Bontang mendapat bantuan 32 unit CCTV melalui program peningkatan keamanan sekolah serta pencegahan kasus perundungan.
“Sejak awal kami sudah memiliki cukup banyak CCTV, jadi untuk pemantauan aktivitas di sekolah itu tidak ada kendala,” katanya, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan, perangkat CCTV dipasang di sejumlah titik strategis seperti ruang kelas, koridor, halaman sekolah, hingga area yang dianggap rawan pelanggaran disiplin.
Dengan sistem itu, aktivitas siswa maupun tenaga pendidik dapat dipantau lebih optimal setiap hari.
Menurut Riyanto, keberadaan kamera pengawas bukan hanya sebagai alat pemantauan, tetapi juga menjadi langkah pencegahan agar lingkungan sekolah tetap tertib dan aman.
“Kamera pengawas yang memadai, membuat kami bisa mengontrol aktivitas siswa dan tenaga pendidik lebih efektif,” ungkapnya.
Selain itu, rekaman CCTV memudahkan pihak sekolah melakukan penelusuran jika terjadi insiden atau pelanggaran di lingkungan sekolah.
Ia menyebut jumlah perangkat yang tersedia saat ini bahkan melebihi kebutuhan. Sebagian unit bantuan pemerintah disiapkan sebagai cadangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Bisa dibilang jumlahnya sudah berlebih, jadi kami tinggal mengatur penempatannya agar lebih efektif,” pungkasnya. (ns/sr)
Tidak ada komentar