Antrian puluhan anak menunggu giliran khitanan massal. Foto (nur/memonesia)BONTANG – Sebanyak 450 anak di Kota Bontang mengikuti program khitanan massal gratis yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang selama dua hari, 4–5 Juli 2026. Program sosial yang telah memasuki tahun keenam ini melibatkan tiga rumah sakit untuk melayani ratusan peserta secara serentak.
Pelaksanaan khitanan dibagi di tiga lokasi, yakni 200 peserta di RSUD Taman Husada, 125 peserta di RSI Bontang, dan 125 peserta di RS Amalia Bontang.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengapresiasi konsistensi BAZNAS yang terus memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, khitanan massal bukan sekadar membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesehatan anak sekaligus menjalankan syariat Islam.
Dalam kesempatan itu, Neni turut memberikan pesan kepada para peserta agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik, rajin beribadah, serta menghormati kedua orang tua.
Ia juga mengingatkan anak-anak agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, tindak kekerasan, dan tidak menghabiskan waktu secara berlebihan bermain telepon genggam.
Sementara kepada para orang tua, Neni mengajak agar terus menanamkan pendidikan agama sejak dini sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.
Ketua BAZNAS Kota Bontang Kuba Siga mengatakan seluruh peserta memperoleh layanan khitan secara cuma-cuma dengan dukungan tenaga medis dari tiga rumah sakit yang terlibat.
Selain mendapatkan tindakan medis, setiap peserta juga menerima paket bantuan berupa uang tunai, sarung, baju muslim, kopiah, serta paket makanan ringan.
Program khitanan massal ini menjadi salah satu agenda rutin BAZNAS Kota Bontang yang bertujuan membantu masyarakat sekaligus memperluas manfaat dana zakat melalui kegiatan sosial di bidang kesehatan. (*)
Tidak ada komentar