Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronni Bonar.SANGATTA – Pada evaluasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kabupaten Kutai Timur (Kutim) naik menempati peringkat kedua terbaik atas kinerja PPID di lingkup pemerintahan.
Posisi Kutim saat ini hanya berada satu tingkat di bawah Kota Bontang yang menjadi langganan terbaik sejak beberapa tahun terkahir. Dengan begitu upaya Pemkab Kutim dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik kembali membuahkan hasil.
Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronni Bonar, menyebut capaian tersebut sebagai sinyal bahwa pengelolaan informasi dan dokumentasi di perangkat daerah semakin matang.

“Peringkat ini menandakan bahwa proses pembenahan sistem informasi yang kita lakukan dalam beberapa tahun terakhir sudah berada di jalur yang benar,” ujarnya dalam Rakor website satu pintu di Hotel Royal Viktoria, Kamis (27/11/2025).
Menurut Ronni, sejumlah langkah strategis turut mengangkat posisi Kutim, mulai dari optimalisasi website OPD, peningkatan kompetensi petugas PPID, sampai penguatan prosedur pelayanan informasi bagi masyarakat.
“Ini merupakan bukti bahwa Kutim terus bergerak mengikuti tuntutan era digital yang menekankan transparansi dan akses informasi yang lebih mudah bagi publik,” jelasnya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa peringkat bukan tujuan utama Pemkab Kutim. Ronni menilai penghargaan hanyalah bonus dari komitmen untuk menghadirkan keterbukaan informasi yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Yang paling penting adalah ketulusan dan keseriusan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat,” pungkasnya.
Tidak ada komentar