Kepala Bagian Perekonomian, Sekretariat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Vita Nurhasanah. (Memonesia/Han)SANGATTA – Road Map Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kini menjadi instrumen kunci Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam menjaga stabilitas harga dan memitigasi risiko gejolak ekonomi. Seluruh program pengendalian inflasi yang dijalankan saat ini disebut telah mengacu langsung pada dokumen strategis tersebut.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten Kutim, Vita Nurhasanah, mengatakan Road Map TPID memuat strategi yang disesuaikan dengan karakteristik daerah, mulai dari pola konsumsi masyarakat, potensi sektor pangan, distribusi barang, hingga ketergantungan pasokan dari luar daerah.
“Dokumen tersebut memuat strategi menyeluruh yang telah disesuaikan dengan karakteristik daerah, termasuk pola konsumsi masyarakat, potensi sektor pangan, dinamika distribusi, hingga ketergantungan terhadap pasokan luar daerah,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya, Jumat (14/11/2025).

Vita menyebut pelaksanaan program yang mengikuti Road Map TPID secara disiplin telah menunjukkan hasil positif. Stabilitas harga di Kutim terjaga, tanpa lonjakan inflasi yang mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
“Berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kutai Timur pada minggu ketiga terakhir mencatat angka IPH minus 0,54,” tambahnya.
Angka deflasi ringan itu dipengaruhi turunnya harga beberapa komoditas utama, terutama bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit. Kondisi tersebut dinilai masih berada dalam batas wajar dan tidak mengganggu ekonomi lokal.
“Road Map TPID juga memungkinkan adanya evaluasi berkelanjutan atas program yang telah dijalankan. Pemerintah daerah dapat menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Vita menegaskan stabilitas inflasi ini menunjukkan kuatnya koordinasi antar-perangkat daerah yang terlibat dalam TPID. Ia memastikan pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi agar setiap program pengendalian inflasi berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Jadi dokumen inilah yang menjadi fondasi kerja TPID, terbukti mampu menjadi pedoman yang kokoh dalam mengarahkan kebijakan pengendalian inflasi yang adaptif dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Tidak ada komentar