BERITA

Empat Remaja Kurir Narkoba, Sabu 1,5 Kilogram dan 21 Pil Ekstasi Diamankan

Dari tangan tiga tersangka itu, termasuk yang di Bontang, Polda Kaltim berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 1.505,18 gram atau setara 1,5 kilogram. (Dok. Polda Kaltim)

BALIKPAPAN – Belum lama ini, empat remaja penyalahguna narkotika diringkus Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim. Dari tangan mereka, narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,5 kilogram dan puluhan pil ekstasi diamankan polisi.

Kepada awak media, Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Rickynaldo Chairul mengatakan, keempat tersangka itu ditangkap di dua lokasi berbeda, yakni di Samarinda dan Bontang. Pengungkapan kasus ini dilakukan selama sepekan pada akhir Januari 2021.

Baca juga: Gondrong Doang! SU Tidak Punya Kerjaan Tetap, Geluti Bisnis Sabu Demi Kebutuhan Sehari-Hari

“Terungkapnya kasus ini setelah kami menerima laporan dari masyarkat bahwa akan ada peredaran narkoba di sana,” kata Rickynaldo didampingi Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana di Markas Polda Kaltim, Selasa (02/2).

Dari tangan tiga tersangka itu, termasuk yang di Bontang, Polda Kaltim berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 1.505,18 gram atau setara 1,5 kilogram. Semua serbuk setan itu dikemasi ke dalam bungkusan plastik cokelat.

“Selain itu kami juga mengamankan 21 butir ekstasi atau inex di Samarinda. Semua tersangka merupakan pengedar narkoba,” sebut Rickynaldo.

Sementara itu, Ade Yaya Suryana menambahkan, jika 1,5 kilogram sabu-sabu dan 21 butir ekstasi itu berhasil diedarkan makan akan mengancam keselamatan ribuan jiwa. Oleh karena itu dengan terugkapnya kasus ini masyarkat patut bersyukur.

“Dari hasil barang bukti yang berhasil diamankan bisa menyelamatkan sekitar 7.550 warga di Kaltim dari bahaya narkoba sesuai dengan perhitungan dari BNN,” klaim Ade.

Kini keempat tersangka itu ditahan di Rumah Tahanan Markas Polda Kaltim untuk diproses hukum lebih lanjut. Mereka semua dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 Undang-undang 35/2009, tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya minimal 10 tahun dan maksimal seumur hidup,” tukas Yaya. (Adit)

.
Comments

POPULER

To Top